Juara Formula 1 empat kali Max Verstappen telah memperpanjang kontraknya dengan Red Bull hingga 2030, ia dan timnya mengumumkan pada Kamis.
Pengumuman menjelang Grand Prix Belanda di kandang Verstappen akhir pekan ini mengakhiri spekulasi bahwa ia mungkin akan mencari perpindahan besar ke tim lain. Hal ini terjadi meski Red Bull kesulitan menyamai kecepatan tim terdepan Mercedes musim ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya selalu mengatakannya: tim ini seperti keluarga kedua bagi saya dan saya merasa sangat betah. Saya datang ke tim dengan harapan bisa memenangkan balapan. Apa yang kami capai bersama sungguh indah dan kami telah berbagi banyak momen luar biasa dan memenangkan empat kejuaraan dunia,” katanya dalam sebuah pernyataan.
“Melanjutkan perjalanan ini dengan tim yang sama seperti yang saya jalani sepanjang karier saya sungguh istimewa dan sesuatu yang selalu ingin saya lakukan.”
Verstappen, yang sudah dianggap sebagai salah satu pebalap terhebat sepanjang masa F1 pada usia 28 tahun, belum pernah memenangkan balapan musim ini. Pemenang balapan 71 kali itu belum pernah mengalami musim tanpa kemenangan sejak tahun rookie-nya pada tahun 2015.
Kontrak Verstappen sebelumnya berlaku hingga 2028 tetapi dilaporkan menyertakan klausul terkait kinerja yang berpotensi memungkinkan dia pergi lebih awal dan memicu spekulasi bahwa dia mungkin akan pindah.
Dia juga mempertanyakan apakah dia akan tetap bertahan di F1, dengan mengatakan dia ingin lebih banyak waktu bersama keluarganya karena rasa frustrasinya semakin meningkat dengan ketergantungan mobil F1 2026 pada tenaga baterai listrik.
Red Bull mendukung karir Verstappen sejak kecil dan membawanya ke F1 pada usia 17 tahun pada tahun 2015 di tim keduanya, yang saat itu bernama Toro Rosso. Itu menjadikannya pembalap termuda dalam sejarah seri, sebuah rekor yang masih dipegangnya.
Namun, ada tanda-tanda ketegangan dalam beberapa tahun terakhir di tengah kepergian sejumlah staf penting termasuk pemimpin lama Christian Horner tahun lalu dan pakar desain mobil Adrian Newey.
Dalam komentarnya pada hari Kamis, Verstappen memuji tahun yang “hebat” dengan Laurent Mekies yang bertanggung jawab setelah Horner dipecat, dan mengatakan dia merasakan “visi yang jelas” untuk masa depan tim.
Verstappen juga mengemukakan masalah keselamatan musim ini setelah dua kesalahan terpisah pada sayap belakang mobil Red Bull yang menyebabkannya mengalami kecelakaan kecepatan tinggi.
Verstappen telah dikaitkan dengan kepindahan ke McLaren setelah adanya laporan pertemuan pada bulan Juni antara perwakilannya dan manajemen McLaren. Kepala eksekutif McLaren Zak Brown mengatakan di tim tersebut bahwa tim tidak memiliki lowongan untuknya dan akan tetap menggunakan Lando Norris dan Oscar Piastri.
Salah satu pembalap yang dianggap sebagai calon pengganti Verstappen di Red Bull, Carlos Sainz Jr., menandatangani kontrak baru pada Rabu dengan Williams.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Newsroom.id tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency



















