Jayapura, RakyatPos.id – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH menyatakan koperasi berperan penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Koperasi tidak hanya menjadi wadah usaha bersama, tetapi juga dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap permodalan, memperkuat usaha mikro dan kecil, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Oleh karena itu, keberadaan koperasi yang sehat, profesional dan mampu memberikan pelayanan kepada anggotanya sangat diperlukan bagi pembangunan Papua Tengah.
Pernyataan Gubernur Nawipa tersebut disampaikan Asisten II Setda Bidang Pembangunan Ekonomi Provinsi Papua Tengah, Dr. H. Tumiran saat mewakili gubernur membuka Pelatihan Fasilitasi Izin Usaha Simpan Pinjam Koperasi dengan Wilayah Keanggotaan Lintas Kabupaten/Kota dalam Satu Provinsi di Kabupaten Nabire, Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, Kamis (20/8/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin koperasi berkembang tidak hanya dari segi jumlah, tetapi juga kualitas tata kelola, kapasitas pengelolaan, pelayanan, kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, serta manfaat nyata yang diberikan kepada anggota,” kata Tumiran saat menyampaikan sambutan Gubernur Nawipa.
Katanya, karena itu, pelatihan kemudahan izin usaha simpan pinjam memiliki arti penting. Perizinan bukan hanya sekedar urusan administratif, namun merupakan bagian dari upaya menjamin kegiatan usaha simpan pinjam koperasi berjalan tertib, sah, transparan dan bertanggung jawab.
Khususnya bagi koperasi yang mempunyai
Wilayah keanggotaan lintas kabupaten/kota dalam satu provinsi memerlukan pemahaman yang baik mengenai mekanisme, persyaratan, prosedur dan tanggung jawab di dalamnya
menjalankan usaha simpan pinjam.
“Pak Gubernur berharap melalui kegiatan ini para peserta mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai proses fasilitasi perizinan, mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan, dan mampu menerapkan prinsip tata kelola koperasi yang baik dalam menjalankan usahanya,” ujarnya.
Kepada para pengurus dan pengelola
Koperasi Gubernur Nawipa, kata Tumiran, meminta peluang ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan hanya mengikuti pelatihan untuk memenuhi kewajiban administratif.
Namun mereka sangat memahami materi yang disampaikan dan menerapkannya dalam pengelolaan koperasi masing-masing. Selain itu, perlu dipastikan bahwa koperasi yang berkembang di Papua Tengah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Papua.
Katanya, koperasi harus mampu membuka akses perekonomian, meningkatkan kapasitas anggota, menciptakan peluang usaha dan memperkuat perekonomian masyarakat lokal.
Kepada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi
Papua Tengah, Gubernur Nawipa berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelatihan saja. Hal ini harus dilanjutkan dengan pendampingan, pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan.
Dengan begitu, koperasi yang mendapat fasilitasi dapat menjalankan usahanya sesuai ketentuan dan berkembang secara sehat.
Gubernur Nawipa juga mengajak pemerintah kabupaten/kota untuk membangun koordinasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi, khususnya dalam mengembangkan koperasi yang memiliki wilayah keanggotaan lintas daerah.
Sinergi ini penting agar pelayanan perizinan dan pengembangan koperasi dapat berjalan efektif dan memberikan kepastian kepada pelaku usaha, kata Tumiran.
Lanjutkan Membaca



















