Amien Rais: Kemitraan Prabowo-Jokowi sudah putus dan perlu kita syukuri

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Hubungan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan. Ketua Dewan Syura Partai Ummat Amien Rais menyebut kerja sama politik antara Prabowo dan Jokowi sudah berakhir.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amien bahkan menilai putusnya hubungan politik kedua tokoh tersebut sebagai perkembangan yang patut disyukuri. Pernyataan tersebut dilontarkannya saat membahas dinamika politik menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

“Kerja sama atau kerja sama saling dukung antara Prabowo dan Jokowi telah putus. Ini merupakan perkembangan politik yang perlu kita syukuri,” kata Amien dalam keterangannya, dikutip Kamis (20/8/2026).

Menurut mantan Ketua MPR RI itu, Jokowi masih punya kepentingan politik untuk memastikan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bisa terus bertarung di Pilpres 2029. Meski demikian, Amien meyakini keinginan tersebut tidak akan mudah diwujudkan.

Salah satu alasannya, hingga saat ini belum ada partai politik yang secara terang-terangan menyatakan dukungannya terhadap Gibran untuk maju pada pemilu presiden mendatang.

“Belum ada satu pihak pun yang menyatakan akan mendukung Gibran besok tahun 2029,” ujarnya.

Amien kemudian kembali menyoroti apa yang disebutnya sebagai praktik nepotisme dalam politik. Ia pun meminta Jokowi mengevaluasi arah politik yang diambil keluarganya.

Saya berharap Jokowi sehat jasmani dan rohani serta mau melakukan koreksi diri dan bisa mengambil kesimpulan yang tepat. Bahwa Indonesia sudah tidak membutuhkannya lagi, kata Amien.

Namun pernyataan Amien itu sepertinya terbantahkan dengan momen kedekatan Prabowo dan Jokowi di perayaan HUT ke-81 RI baru-baru ini. Prabowo, Jokowi, dan Gibran bahkan tertangkap kamera sedang duduk bersebelahan sambil bercanda.

Pihak Istana sebelumnya telah memberikan penjelasan terkait kedekatan ketiga sosok tersebut. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan kedekatan Prabowo dan Jokowi merupakan sesuatu yang wajar. Ia bahkan menyebut istilah “bestie” yang selama ini sering digunakan untuk menggambarkan hubungan mereka.

“Iya seharusnya begitu. Selama ini dia (Presiden Prabowo) dan Presiden Jokowi dekat, dan kadang di media sosial dia memanggilnya 'sahabat' juga,” kata Prasetyo, di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026).

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Markas TPNPB di Puncak Jaya Diserang Militer Indonesia
Pseudoscience tempat penitipan anak – Bekerja di Majalah Progress
Wow! Mantan Pejabat Dirjen Pajak Minta Sponsor Fashion Show Anak Rp 700 Juta
PLN UID Aceh Perkuat Sistem Ketenagalistrikan Sabang, Tambah Kapasitas 3 MW Antisipasi Pertumbuhan Beban
Dapat Dana Rp26,8 Miliar: Papua Selatan Diminta Libatkan Masyarakat Adat
Sisa 2 Bulan: Batas Waktu Presiden Prabowo
Mike Perry dan Dillon Danis bentrok dalam wawancara tatap muka yang memanas
4 Narapidana Zina Dicambuk 100 Kali di Taman Bustanussalatin Banda Aceh, Total 11 Pelaku Dieksekusi

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Markas TPNPB di Puncak Jaya Diserang Militer Indonesia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Pseudoscience tempat penitipan anak – Bekerja di Majalah Progress

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Wow! Mantan Pejabat Dirjen Pajak Minta Sponsor Fashion Show Anak Rp 700 Juta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:52 WIB

PLN UID Aceh Perkuat Sistem Ketenagalistrikan Sabang, Tambah Kapasitas 3 MW Antisipasi Pertumbuhan Beban

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Dapat Dana Rp26,8 Miliar: Papua Selatan Diminta Libatkan Masyarakat Adat

Berita Terbaru

HEADLINE

Markas TPNPB di Puncak Jaya Diserang Militer Indonesia

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:20 WIB

Al Jazeera - LIVE