Jurnalis pemerintah: Gaza menghadapi tahun 2026 dengan beban luka akibat genosida dan pengepungan

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pusat Informasi Palestina

Kantor media pemerintah mengatakan bahwa rakyat Palestina di Jalur Gaza menyambut tahun 2026 dan menderita karena luka yang mendalam dan rasa sakit yang terakumulasi, akibat salah satu kejahatan genosida paling mengerikan dalam sejarah kontemporer, yang dilakukan oleh pendudukan Israel selama dua tahun berturut-turut, mengingat agresi yang meluas, pengepungan yang menyesakkan, kelaparan sistematis, dan penghancuran menyeluruh terhadap kebutuhan hidup.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kantor tersebut menjelaskan, dalam konferensi pers yang diadakan hari ini, Kamis, bahwa tahun 2025 adalah salah satu tahun terberat bagi penduduk Jalur Gaza, karena lebih dari 2,4 juta orang menjadi sasaran kebijakan pembunuhan sistematis, pembersihan etnis, dan kelaparan paksa, sementara pendudukan mengubah kota-kota di Gaza menjadi puing-puing, menghancurkan infrastruktur dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan meratakan seluruh lingkungan pemukiman, yang menyebabkan lebih dari dua juta warga Palestina mengungsi secara paksa.

Dia menunjukkan bahwa jumlah korban tewas mencapai lebih dari 71.000 martir, yang jenazahnya sampai di rumah sakit, ditambah lebih dari 171.000 orang terluka dan terluka, ditambah sekitar 9.500 orang hilang yang masih berada di bawah reruntuhan, mengingat keheningan internasional yang mutlak.

Kantor tersebut mengindikasikan bahwa tahun lalu terjadi keruntuhan total sistem kemanusiaan di Jalur Gaza, sebagai akibat dari penargetan langsung dan disengaja terhadap rumah sakit, tenaga medis, lembaga pendidikan, tempat ibadah, pusat penampungan, ambulans dan tim pertahanan sipil, dan jurnalis, di samping kebijakan sistematis untuk mencegah masuknya makanan, obat-obatan, dan bahan bakar, yang menyebabkan kematian ribuan anak-anak, wanita, dan orang tua, dan mengancam kehidupan ratusan ribu orang dengan kelaparan dan epidemi.

Pada tahun 2026, kantor tersebut menekankan bahwa tahap berikutnya harus merupakan titik balik yang nyata, melalui penghentian total agresi, diakhirinya genosida, transisi menuju jalur pemulihan kemanusiaan yang komprehensif, dan dimulainya rekonstruksi Jalur Gaza atas dasar adil dan berkelanjutan yang menjamin martabat rakyat Palestina dan haknya atas kehidupan yang aman dan bermartabat.

Dia menekankan bahwa prioritas mendesaknya adalah penghentian agresi segera dan permanen, pencabutan pengepungan sepenuhnya, penarikan pasukan pendudukan secara menyeluruh dari Jalur Gaza, pembukaan permanen semua penyeberangan untuk bantuan kemanusiaan, bahan bakar dan pasokan medis, dan menjamin kebebasan bergerak warga negara tanpa batasan.

Kantor tersebut menyerukan peluncuran jalur rekonstruksi serius yang mencakup pembangunan kembali rumah, infrastruktur, fasilitas kesehatan, pendidikan dan layanan, mendukung sektor kesehatan yang kelelahan, memungkinkan lembaga-lembaga bantuan untuk melakukan tugas mereka, mengamankan kebutuhan dasar para pengungsi, dan memastikan mereka kembali dengan aman dan bermartabat ke daerah mereka.

Pada akhir konferensi, kantor media pemerintah menekankan perlunya meminta pertanggungjawaban pendudukan Israel atas kejahatannya sesuai dengan hukum internasional, dan untuk mengakhiri kebijakan impunitas, serta memperbarui seruannya kepada para pemimpin negara-negara Arab dan Islam, komunitas internasional, PBB, dan semua organisasi kemanusiaan dan hak asasi manusia, untuk mengambil tindakan segera dan efektif guna mengakhiri kejahatan yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Iran Menetapkan Kondisi untuk Mengurangi Perang dengan AS dan Menghentikan Serangan di Kawasan
Perempuan Wewak Berjualan di Perbatasan PNG-RI
Ternyata inilah alasan sebenarnya Perry Warjiyo mundur dari BI
Cuaca Meulaboh Seharian Berawan, BMKG Ingatkan Nelayan Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter
MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat
KPK Selidiki Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli
Syekh dan Ketua Kelompok Menerima Penghargaan di Pertunjukan Budaya Duel Besar Rapai Pase ke-50
Suku Sempan: Masyarakat Bumi Amungsa yang Terlupakan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 12:53 WIB

Iran Menetapkan Kondisi untuk Mengurangi Perang dengan AS dan Menghentikan Serangan di Kawasan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:38 WIB

Perempuan Wewak Berjualan di Perbatasan PNG-RI

Senin, 27 Juli 2026 - 12:14 WIB

Ternyata inilah alasan sebenarnya Perry Warjiyo mundur dari BI

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat

Senin, 27 Juli 2026 - 10:45 WIB

KPK Selidiki Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Berita Terbaru

HEADLINE

Perempuan Wewak Berjualan di Perbatasan PNG-RI

Senin, 27 Jul 2026 - 12:38 WIB