MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, RakyatPos.id – Jenazah sosok yang membawa Persipura menjadi bintang empat (juara empat kali) di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia, Manase Roberth Kambu atau akrab disapa MR Kambu akan dimakamkan di kampung halamannya, di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat.

Wali Kota Jayapura periode 2000-2005 dan 2005-2010, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, di Kota Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (24/7/2026).

Usai disemayamkan di rumah duka, Jalan Nuri Kamkey, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, jenazah MR Kambu kemudian diterbangkan ke Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Minggu (26/7/2026).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di Sorong, jenazah Drs. MR Kambu, M.Si diterima oleh Gubernur Papua Barat Daya, Eliasa Kambu bersama Bupati Maybrat, Karel Murafer di Bandara Deo Sorong sebelum diterbangkan ke Kabupaten Maybrat.

Jenazah tokoh reformasi Persipura ini akan dimakamkan di tempat kelahirannya, Kampung Kambuskato, Distrik Ayamaru Tenggara, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya. Rencana pemakamannya akan dilangsungkan pada Selasa (28/7/2026).

Sebelum berangkat ke Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, mantan kapten Persipura, Eduard Ivakdalam dan mantan pemain serta pengisi acara antara lain Imanuel Wanggai, Jack Komboy, el capitano Persipura, Boaz T Solossa, Tinus Pae dan kawan-kawan membawa peti jenazah MR Kambu berbalut warna jersey Persipura, Merah dan Hitam ke dalam mobil jenazah.

Segenap kru dan manajemen Persipura pun turut melantunkan pujian karena telah mengantarkan jenazah MR Kambu ke kampung halamannya di Maybrat.

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo yang merupakan Ketua Harian Persipura mengatakan, mendiang MR Kambu meninggalkan wasiat kepada keluarganya sebelum meninggal dunia, agar seluruh proses penanganan jenazah diserahkan kepada keluarga besar Persipura Jayapura.

Tak heran jika seluruh manajemen Persipura, pemain, mantan pemain hingga suporter turut serta mengantarkan jenazah sosok Persipura tersebut.

Mantan pemain Persipura dan PON Papua, Nelson Alom, dalam akun Facebooknya mengenang jasa MR Kambu saat menjabat Ketua Umum Persipura.

Ia menulis, MR Kambu adalah sosok yang membangun sepak bola Papua (Persipura) dengan hati dan visi misi yang jernih.

Alom mengatakan, MR Kambu mantan Wali Kota Jayapura dan Ketua Umum Persipura ini mempunyai visi dan misi yakni bermain untuk Persipura, demi mengharumkan nama Tuhan. Bermain untuk Persipura, demi kebanggaan masyarakat Papua. Bermain untuk Persipura, agar dunia mengenal orang Papua.

Nelson Alom juga mengatakan bahwa MR Kambu sangat visioner dengan memperhatikan level pemuda Persipura, dan ia merupakan salah satu pemain hasil pembinaan awal.

“Saya menjadi saksi bagaimana Pak MR Kambu membangun Persipura, memberikan perhatian besar terhadap generasi penerus Persipura U-15, U-18, U-21, U-23, agar Persipura tidak kehabisan talenta-talenta muda Papua di dunia sepak bola. Sambil menambahkan, jeda di Jasamu akan dikenang selamanya,” tulis Nelson Alom.

Dari catatan RakyatPos.id, saat menjabat Wali Kota Jayapura dan Ketua Umum Persipura, MR Kambu bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, KONI Kota Jayapura H La Siya (atau La Sia) saat itu sangat serius mengembangkan sepak bola di Kota Jayapura, termasuk membina Sekolah Sepak Bola (SSB).

Salah satunya, SSB Emsyik tempat Nelson Alom muda pernah berlatih. SSB menjadi salah satu hal yang selalu menarik perhatian Dispora Kota Jayapura semasa H La Siya dan MR Kambu menjabat.

Mantan pemain Persipura, Ferdinando Fairyo juga terlibat dalam pembinaan dan pelatihan tim muda Persipura. Ia pernah melatih tim Persipura U 18 yang diperkuat Terens Puhiri dan kawan-kawan.

Almarhum Carolino Ivakdalam juga pernah terlibat dalam pembinaan pemain usia dini Persipura dengan menggunakan pemain seperti Titus Bonay, Imanuel Wanggai, Octo Maniani hingga memperkuat tim sepak bola PON Papua 2008.

Terjadi regenerasi dari pemain PON 2004, Boaz T Solossa dan kawan-kawan hingga generasi Titus Bonay, Lukas Mandowen, dan Vendri Mofu pada PON 2008 yang berhasil meraih medali Perak.

Lanjutkan Membaca

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Ternyata inilah alasan sebenarnya Perry Warjiyo mundur dari BI
Xbox Menambahkan Fitur Baru Untuk 'Mengoptimalkan' Kecepatan Pengunduhan Game
Cuaca Meulaboh Seharian Berawan, BMKG Ingatkan Nelayan Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter
gelar studi anggota LCDLF 2026- Grupo Milenio
KPK Selidiki Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli
Gema Garoa berduka atas kematian ayahnya
Syekh dan Ketua Kelompok Menerima Penghargaan di Pertunjukan Budaya Duel Besar Rapai Pase ke-50
Suku Sempan: Masyarakat Bumi Amungsa yang Terlupakan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 12:14 WIB

Ternyata inilah alasan sebenarnya Perry Warjiyo mundur dari BI

Senin, 27 Juli 2026 - 11:55 WIB

Xbox Menambahkan Fitur Baru Untuk 'Mengoptimalkan' Kecepatan Pengunduhan Game

Senin, 27 Juli 2026 - 11:23 WIB

Cuaca Meulaboh Seharian Berawan, BMKG Ingatkan Nelayan Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter

Senin, 27 Juli 2026 - 11:11 WIB

gelar studi anggota LCDLF 2026- Grupo Milenio

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat

Berita Terbaru

HEADLINE

gelar studi anggota LCDLF 2026- Grupo Milenio

Senin, 27 Jul 2026 - 11:11 WIB

HEADLINE

MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat

Senin, 27 Jul 2026 - 11:06 WIB