Laporan Jurnalis Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh
RakyatPos.id, BANDA ACEH – Warga Desa Suka Damai, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, mendapat edukasi tentang pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai masa penting untuk mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan optimal.
Selain edukasi sekitar 1.000 HPK, warga juga diberikan pemahaman mengenai upaya pencegahan stunting. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh melalui Program Bina Desa Mitra (PPDM).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga: Cegah Stunting, Aceh Tamiang Perbanyak Menu Ikan, Ini Pemenang Lomba Masak
Sasaran kegiatan adalah kader posyandu, ibu hamil, dan ibu yang memiliki bayi dan balita.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Bdn Nora Usrina, SST, MKM mengatakan, melalui PPDM, Poltekkes Kemenkes Aceh berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam upaya pencegahan stunting sekaligus meningkatkan derajat kesehatan keluarga di desa mitra.
Dalam kegiatan tersebut Nora menyampaikan materi mengenai kebutuhan gizi ibu hamil dan Pemberian Makanan Bayi dan Anak (IYCF).
“IYCF merupakan cara pemberian makanan dan minuman yang tepat kepada bayi dan anak sesuai usia untuk memenuhi kebutuhan gizi, mendukung tumbuh kembang, dan kesehatan yang optimal,” kata Nora.
Pada sesi selanjutnya disampaikan materi oleh Nurulyana Daba mengenai pencegahan diabetes melalui penerapan gaya hidup “CERDIK”.
Pola hidup CERDIK dinilai mudah diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit tidak menular.
Desa Reje Suka Damai, Rahmat Waluyo menyambut baik kegiatan ini. Ia mengucapkan terima kasih kepada tim dosen Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh yang telah memilih Desa Suka Damai sebagai lokasi pengabdian masyarakat.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan mengenai stunting dan 1.000 HPK, serta menciptakan lingkungan keluarga yang peduli terhadap kesehatan,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan posyandu, tim dosen juga menyerahkan sejumlah item intervensi kepada para kader.
Bantuan tersebut berupa timbangan bayi, timbangan balita dan ibu hamil, alat pengecekan gula darah, kolesterol dan asam urat, serta alat ukur lingkar kepala, lingkar perut, dan lingkar lengan.
Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kader posyandu dalam memantau kesehatan ibu dan anak secara lebih maksimal di Desa Suka Damai.



















