Iran Marah Trump Posting Peta Selat Hormuz Tulisan “Wilayah AS Baru”

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Bayangkan jika salah satu jalur air paling penting di dunia tiba-tiba diklaim sebagai wilayah baru Amerika Serikat. Hal itulah yang terjadi saat ini, dimana Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kemarahan global setelah dengan berani mengunggah peta Selat Hormuz yang diberi label 'New US Territory'.

Kehebohan ini bermula ketika Trump melalui akun Truth Social-nya menegaskan bahwa Angkatan Laut AS telah menerapkan blokade total dan Washington mengklaim memiliki kendali penuh atas selat strategis tersebut.

Baca juga: VIDEO Tanpa Bantuan AS, Israel Siap Melakukan Serangan Independen ke Iran

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Iran tentu tidak tinggal diam. Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi langsung melontarkan sindiran tajam dan menyebut klaim Trump sebagai khayalan belaka yang harus segera diperbaiki.

Sementara itu, pihak militer melalui Mayjen Mostafa Izadi menegaskan Selat Hormuz sepenuhnya berada di bawah kendali Iran dan musuh saat ini tidak berdaya. Teheran juga memberikan syarat mutlak bahwa perairan tersebut tidak akan pernah dibuka kembali sebelum Washington mengakhiri intervensinya, menghentikan blokade, dan melaksanakan perjanjian 17 Juni.

Baca juga: Iran Ingin Perang Diakhiri, Bukan Sekedar Gencatan Senjata

Hingga saat ini, belum ada titik terang antara Washington dan Teheran, sementara ketegangan diplomatik terus memanas di tengah upaya pembukaan kembali selat tersebut.

Menurut Anda, apakah langkah Trump tersebut murni strategi politik atau justru memicu konflik militer baru yang lebih besar di Timur Tengah? Coba bagikan pendapatmu di kolom komentar, jangan lupa like dan subscribe untuk update informasi geopolitik selanjutnya!


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Bupati Gayo Lues Suhaidi Raih Penghargaan Koperasi 2026, Dinilai Berhasil Percepat Pembentukan KDKMP
Al Fayha vs Al Hilal: Statistik & head-to-head Liga Pro Saudi
Jenderal Gatot Sindir Prajurit Tak Pernah Ikut Perang: 'Biasanya Hanya Perang Kata-kata'
Warga Bener Meriah Edukasi 1.000 HPK dan Pencegahan Stunting
PSI Gagal ke Parlemen, Dinasti Jokowi Terancam Berakhir di 2029
Kebocoran BBM bersubsidi di Aceh merugikan negara sebesar Rp 1 triliun
Karen Bass kalah dalam debat melawan Nithya Raman. Dengan buruk
Kejahatan Bersejarah seperti 'Kerja Paksa' Tidak Boleh Dihapuskan oleh Jepang

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:03 WIB

Bupati Gayo Lues Suhaidi Raih Penghargaan Koperasi 2026, Dinilai Berhasil Percepat Pembentukan KDKMP

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:50 WIB

Al Fayha vs Al Hilal: Statistik & head-to-head Liga Pro Saudi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:43 WIB

Jenderal Gatot Sindir Prajurit Tak Pernah Ikut Perang: 'Biasanya Hanya Perang Kata-kata'

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Warga Bener Meriah Edukasi 1.000 HPK dan Pencegahan Stunting

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:04 WIB

PSI Gagal ke Parlemen, Dinasti Jokowi Terancam Berakhir di 2029

Berita Terbaru

HEADLINE

Al Fayha vs Al Hilal: Statistik & head-to-head Liga Pro Saudi

Jumat, 21 Agu 2026 - 00:50 WIB

HEADLINE

Warga Bener Meriah Edukasi 1.000 HPK dan Pencegahan Stunting

Jumat, 21 Agu 2026 - 00:18 WIB

Al Jazeera - LIVE