RakyatPos.id – Ahmad Zaki Ali, relawan sekaligus Pendiri Yayasan Gerak Bareng meninggal dunia saat menjalankan misi kemanusiaan membantu korban gempa di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (21/8/2026).
Pria yang akrab disapa Bang Jek ini menghembuskan nafas terakhirnya saat dalam perjalanan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak gempa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ahmad Zaki meninggal dunia sekitar pukul 16.40 Wita di kawasan Satar Padut, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.
Sebelum meninggal, Ahmad Zaki dan tiga rekannya sudah berada di Manggarai sejak Minggu (16/8/2026) untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.
Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah mengatakan, Ahmad Zaki dan ketiga rekannya berangkat dari Posko Relawan Gerakan Gabungan di halaman Masjid Nurul Huda Reo menuju Satar Padut.
Korban bersama tiga rekannya berangkat dari Pos Relawan Gerak Bareng di halaman Masjid Nurul Huda Reo menuju Satar Padut untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa, kata Levi, Jumat.
Sempat kehilangan kesadaran di dalam mobil
Saat dalam perjalanan sekitar pukul 14.00 WITA, Ahmad Zaki yang mengendarai Toyota Fortuner bernomor polisi EB 1305 GC tiba-tiba menghentikan kendaraannya.
Ia kemudian meminta bantuan rekannya untuk melepas jaket yang dikenakannya.
Tak lama kemudian, Ahmad Zaki kehilangan kesadaran.
Rekan-rekannya kemudian membawa Ahmad ke Posko Medis Damer untuk mendapatkan pertolongan.
Namun dokter menyatakan Ahmad Zaki telah meninggal dunia.
Berdasarkan informasi awal, Ahmad diduga mengalami kelelahan usai menjalani aktivitas kemanusiaan secara intensif selama berada di wilayah terdampak gempa.
Kabar meninggalnya Ahmad Zaki mendapat perhatian Polres Manggarai.
Kapolres Manggarai menyampaikan apresiasi dan belasungkawa atas dedikasi almarhum selama menjalankan misi kemanusiaan



















