Tak Ada Gunanya Rebut Ijazah Gibran Rp 2 Miliar, Mantan Kader PSI: Dia Tak Punya

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Persaingan untuk menunjukkan ijazah SMA sederajat kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kini memasuki angka yang fantastis.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pakar hukum tata negara Denny Indrayana mengumumkan total hadiah kompetisi mencapai Rp 2 miliar, namun di tengah nominal yang terus meningkat, muncul pandangan berbeda terkait dokumen pendidikan Gibran.

Mantan kader PSI Ade Armando mengatakan, sejak awal persoalan ini harus dilihat dari sejarah pendidikan Gibran. Menurut dia, Gibran tidak memiliki ijazah SMA dari sekolah di Indonesia karena pendidikan menengahnya dibawa ke luar negeri.

Sementara itu, Denny terus mendorong masyarakat untuk menunjukkan dokumen pendidikan yang menjadi sasaran kompetisi.

Hadiah lomba ijazah SMA/sederajat Gibran mencapai Rp 2 miliar, tulis Denny Indrayana di akun X.

Denny mengatakan, kompetisi kini dikampanyekan lebih terbuka karena semakin banyak pihak yang ingin berpartisipasi. Ia pun membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap kompetisi tersebut.

“Sekarang saya berkampanye lebih terbuka, karena banyak masyarakat yang ingin berpartisipasi dan membantu,” ujarnya.

“Bagi yang mau berdonasi, silakan hubungi saya. Namanya kami rahasiakan, tidak perlu transfer dana, cukup komitmen. Kecuali ditunjukkan ijazah SMA/sederajat Gibran,” ujarnya.

Di tengah persaingan yang kini nilainya mencapai miliaran rupiah, Ade Armando justru memberikan penjelasan tentang latar belakang pendidikan Gibran. Dia mengatakan Gibran tidak pernah menyelesaikan pendidikan SMA-nya di Indonesia.

Kita semua harus tahu kalau Gibran tidak pernah tamat SMA di Indonesia, kata Ade dalam tayangan di akun Instagramnya, dikutip Jumat (21/8/2026).

“Dia tidak memiliki ijazah SMA karena mengikuti proses pendidikan SMA di luar negeri yang setara dengan SMA di Indonesia,” kata Ade.

Ade menjelaskan, Gibran bersekolah di Orchid Park Secondary School, Singapura, pada tahun 2002-2004. Setelah itu, Gibran melanjutkan pendidikannya di UTS Insearch, Sydney, Australia, pada tahun 2004-2007.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, perjalanan pendidikan Gibran dilanjutkan ke Management Development Institute of Singapore (MDIS) yang bekerja sama dengan University of Bradford. Gibran tercatat pernah mengenyam pendidikan di lembaga tersebut pada tahun 2007-2010.

Persoalannya kemudian bukan sekedar ada atau tidaknya ijazah SMA yang dikeluarkan sekolah Indonesia, melainkan status kesetaraan pendidikan yang diambil Gibran di luar negeri. Ade mengatakan, pendidikan ini telah mendapat pengakuan dari pemerintah Indonesia.

“Iya setara, dan itu ditetapkan melalui sertifikat penyetaraan yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” ujarnya.

Kementerian konsisten dengan jawabannya sehingga secara hukum tidak ada keraguan lagi mengenai jenjang pendidikan sekolah menengah yang diikuti Gibran, jelas Ade.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Memahami Candlestick untuk Membaca Pergerakan Harga
Cuaca di Lhokseumawe cerah, demikian prediksi cuaca wilayah Aceh tiga hari ke depan
Perusahaan minyak AS menandatangani beberapa kesepakatan pertama dengan Venezuela sejak Maduro direbut: NPR
MIKTA Kunjungi Pusat Misi Penjaga Perdamaian Indonesia
Buku Inovasi Tenaga Kesehatan Kepala Lorong Puskesmas Banda Sakti Lhokseumawe Mendapat Hak Cipta
Laporan OPD Alasan Keterlambatan Penyaluran Dana Otsus Papua Selatan
El Rumi Dikaitkan Inisial EJR dalam Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Ini Kata Pengacara
Harga perak saat ini per Kamis 20 Agustus 2026

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Memahami Candlestick untuk Membaca Pergerakan Harga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Cuaca di Lhokseumawe cerah, demikian prediksi cuaca wilayah Aceh tiga hari ke depan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Perusahaan minyak AS menandatangani beberapa kesepakatan pertama dengan Venezuela sejak Maduro direbut: NPR

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:41 WIB

MIKTA Kunjungi Pusat Misi Penjaga Perdamaian Indonesia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Tak Ada Gunanya Rebut Ijazah Gibran Rp 2 Miliar, Mantan Kader PSI: Dia Tak Punya

Berita Terbaru

HEADLINE

Memahami Candlestick untuk Membaca Pergerakan Harga

Jumat, 21 Agu 2026 - 18:04 WIB

HEADLINE

MIKTA Kunjungi Pusat Misi Penjaga Perdamaian Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 17:41 WIB

Al Jazeera - LIVE