Polda Kep. Babel, Sektor Hubungan Masyarakat,- Polda Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan Analisa dan Evaluasi Situasi Ketertiban Masyarakat yang dipimpin oleh Wakapolri Kep. Babel Brigjen Pol. Dr. Tony Harsono, SIK, M.Si.
Kegiatan tersebut berlangsung di Rupattama Polda Kep. Babel, dan disusul Irwasda Polda Kep. Babel, Pejabat Utama, dan seluruh Kapolri/Ta jajaran melalui Zoom Meeting, Senin 17 November 2025
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Wakapolda menekankan pentingnya upaya preventif dalam memberantas fenomena geng motor, khususnya yang melibatkan pelajar. Ia meminta agar upaya pencegahan dilakukan langsung melalui kegiatan edukasi di sekolah.
“Cara pemberantasan geng motor khususnya di kalangan pelajar adalah dengan melakukan pembinaan di sekolah, baik pada saat apel pagi maupun upacara bendera. Ini tugas Ditbinmas Polda Pulau Babel, Kepala Satuan Bina Lingkungan, serta seluruh kapolri,” tegas Brigjen Pol Tony Harsono.
Menurutnya, edukasi mengenai bahaya geng motor harus diberikan secara komprehensif, karena perilaku negatif tersebut tidak hanya terbatas pada kenakalan remaja di jalan saja, namun juga bisa mengarah pada tindakan yang lebih berbahaya seperti membawa senjata tajam atau penyalahgunaan narkoba.
“Harus diberikan edukasi tentang berbagai bahaya geng motor, mulai dari perilaku nakal di jalan, penggunaan senjata, hingga keterlibatan narkoba. Ini merupakan bentuk pencegahan yang harus konsisten dilakukan di sekolah,” ujarnya.
Wakapolda menegaskan, agar kegiatan pembinaan di sekolah tetap dilaksanakan secara berkala, khususnya pada hari Senin dan Rabu yang umumnya merupakan jadwal pelaksanaan absensi atau upacara di sekolah.
“Lakukan pembinaan secara berkala, minimal setiap hari Senin atau Rabu, agar pesan-pesan keamanan dan jaminan sosial tersampaikan kepada siswa,” imbuhnya.
Ia menegaskan, pendekatan edukasi merupakan langkah strategis dan efektif dalam mencegah generasi muda terjerumus ke dalam aktivitas geng motor. Selain memberikan pembinaan secara langsung, kehadiran polisi di lingkungan sekolah juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polisi dan masyarakat.
“Hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dan pendekatan Polri terhadap masyarakat khususnya generasi muda,” pungkas Wakapolri.
Kegiatan Anev mingguan ini juga menjadi ajang evaluasi dan perumusan strategi Polda Kep. Babel dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sosial di seluruh wilayah.
















