RakyatPos.id – Video aksi asusila yang diduga dilakukan tiga orang di depan pintu masuk rumah warga di Jalan Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, viral di media sosial Instagram. Dalam rekaman tersebut, dua warga negara Indonesia (WNI) perempuan dan satu warga negara asing (WNA) laki-laki diduga melakukan perbuatan asusila.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Video yang diunggah akun Instagram @macchiatolatte13 tersebut menarik perhatian netizen dan akhirnya ditindaklanjuti oleh polisi. Polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa rekaman CCTV.
Ps Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kejadian tersebut terjadi di depan rumah warga berinisial NLM, 25, pada Kamis (20/8) sekitar pukul 02.33 Wita.
Berdasarkan keterangannya, NLM awalnya mendengar suara bisikan dari depan rumah saat ia sedang bermain game di kamarnya. Karena merasa curiga, ia kemudian memeriksa rekaman CCTV yang dipasang di pintu masuk rumah.
Dari rekaman tersebut, terlihat dua orang wanita dan seorang pria asing di depan gerbang rumah. Polisi mengatakan, pria tersebut mengambil uang dari dompetnya sebelum diduga melakukan perbuatan asusila dengan kedua wanita tersebut.
Dalam rekaman CCTV terlihat bule tersebut mengeluarkan sejumlah uang dari dompetnya. Selanjutnya kedua wanita tersebut diduga melakukan perbuatan asusila terhadap pria tersebut, jelas Aiptu Inastuti.
Usai kejadian, kedua wanita tersebut meninggalkan lokasi terlebih dahulu, disusul pria asing tersebut. Ketiganya berangkat ke utara Jalan Pantai Batu Bolong bertiga dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna hitam.
Saat NLM keluar untuk mengecek kondisi di depan rumah, ketiga orang tersebut sudah tidak ada lagi.
NLM kemudian mengunggah rekaman CCTV tersebut ke media sosial dengan tujuan untuk memberikan efek jera. Ia pun mengaku, sebelumnya kerap menjumpai perilaku tidak tertib di depan rumahnya, seperti orang yang buang air kecil di tempat terbuka.
Meski tidak mengalami kerugian materil, NLM merasa mengalami kerugian non materiil karena halaman rumahnya yang menurutnya harus dijaga kebersihannya dijadikan lokasi tindakan tidak patut.
Kasus ini kini ditangani Satuan Reskrim Polsek Kuta Utara. Polisi telah mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa rekaman CCTV, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengidentifikasi ketiga terduga pelaku.
Saat ini Satreskrim Polsek Kuta Utara masih melakukan identifikasi lebih lanjut untuk mengungkap identitas para terduga pelaku dan menentukan langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku, pungkas Aiptu Inastuti.



















