Febrie Adriansyah Ngaku Tak Tahu Ada Brankas dan Emas 74 Kg, Pitra Romadoni: Itu Tak Logika

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 01:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id – Kuasa hukum pelapor kasus meninggalnya Sutrimo, Pitra Romadoni, menilai ada kejanggalan terkait pengakuan Tersangka Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Febrie Adriansyah yang mengaku belum mengetahui keberadaan brankas dan emas seberat 74 kilogram (kg) di sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Pitra dalam acara Suara Rakyat bertajuk 'Orang Dekat Mantan Jampidsus Meninggal, Terkait Kasus?' yang disiarkan iNews, Rabu (19/8/2026).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Logikanya, uang sebanyak itu, dan emas 74 kilo ya. Siapa yang mau menanggung risiko kalau hilang? Itu satu, logika sederhana kan, kata Pitra.

Pitra juga menilai, kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) juga bingung soal keberadaan brankas dan emas tersebut jika berdalih telah mengundang penyidik ​​untuk mencari asal usulnya.

“Kenapa ada kesimpangsiuran seperti itu? Karena emasnya tidak jelas asal usulnya, tidak ada stempelnya. Entah itu emas Antam atau yang lainnya, tidak ada. Dan di sana tidak tertulis beratnya kan? Jadi ini yang menurut saya rumit sekali,” ujarnya.

Namun Pitra menilai keberadaan brankas beserta isinya di rumah mewah Febrie tidak jelas dan tidak masuk akal.

“Iya nggak masuk akal, sederhana, sederhana sekali,” ucapnya.

Ia pun menganalogikan, ada seseorang yang meminjam dan menitipkan harta dalam jumlah besar di rumah orang lain. Menurutnya, tidak masuk akal jika pemilik rumah tidak mengetahui di mana harta karun yang aman dan fantastis itu berada.

Ia yakin Febrie perlu mengungkap saja pemilik harta karun di brankas misterius itu.

“Seharusnya sampaikan saja ke masyarakat kalau itu uang orang itu kan? Jadi, juga akan memudahkan penyidik,” ujarnya.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

JP Crawford untuk memulai tugas rehabilitasi
Copot Bendera Bintang Bulan Sabit, 2 Prajurit TNI Diganjar Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Bocah Motor Komunitas Honda Lakukan Konvoi Mandiri
Reporter Lama Red Wings Percaya Dylan Larkin Masih Ingin Keluar Meskipun GMnya Berganti
Eropa Siapkan Sanksi Ben Gvir yang Menyarankan Puluhan Warga Gaza Dibunuh Setiap Malam
Walikota Illiza Ditunjuk Sebagai Koordinator FKKA
Permohonan Ahli: Segera mendengarkan perkara pokok Dokter Tifa Cs setelah terbitnya SEMA Nomor 3
Berita pasar saham 20 Agustus 2026

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:48 WIB

JP Crawford untuk memulai tugas rehabilitasi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:35 WIB

Copot Bendera Bintang Bulan Sabit, 2 Prajurit TNI Diganjar Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:22 WIB

Bocah Motor Komunitas Honda Lakukan Konvoi Mandiri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:10 WIB

Reporter Lama Red Wings Percaya Dylan Larkin Masih Ingin Keluar Meskipun GMnya Berganti

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:07 WIB

Eropa Siapkan Sanksi Ben Gvir yang Menyarankan Puluhan Warga Gaza Dibunuh Setiap Malam

Berita Terbaru

HEADLINE

JP Crawford untuk memulai tugas rehabilitasi

Jumat, 21 Agu 2026 - 05:48 WIB

HEADLINE

Bocah Motor Komunitas Honda Lakukan Konvoi Mandiri

Jumat, 21 Agu 2026 - 05:22 WIB

Al Jazeera - LIVE