Kami Hitung Mundur untuk Menyambut Serangan Darat Pasukan AS

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Menurut Baghaei, bahkan ada kalangan kepemimpinan Iran yang telah “menghitung mundur waktu” untuk menyambut kedatangan pasukan Amerika jika invasi benar-benar terjadi.
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Pulau Kharg berjarak sekitar 55 kilometer dari pantai Provinsi Bushehr dan merupakan pusat ekspor minyak Iran. Selama konflik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump berulang kali mengancam akan merebut pulau strategis tersebut sebagai bagian dari tekanan terhadap Teheran.

RakyatPos.id – Teheran mengeluarkan peringatan keras terkait kemungkinan invasi darat AS ke Pulau Kharg, pusat industri minyak Iran di Teluk Persia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan Amerika Serikat akan menghadapi “konsekuensi dari petualangan apa pun” jika mencoba merebut Pulau Kharg.

Menurut Baghaei, bahkan ada kalangan kepemimpinan Iran yang telah “menghitung mundur waktu” untuk menyambut kedatangan pasukan Amerika jika invasi benar-benar terjadi.

Pulau Kharg berjarak sekitar 55 kilometer dari pantai Provinsi Bushehr dan merupakan pusat ekspor minyak Iran. Selama konflik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump berulang kali mengancam akan merebut pulau strategis tersebut sebagai bagian dari tekanan terhadap Teheran.

Baca juga: Hadapi Invasi AS, Iran Aktifkan Pasukan Elit NOHED 65 dan Saberin, Unit Pembunuhan Rahasia

Pada saat yang sama, situasi keamanan di kawasan Teluk terus memburuk.

Bahrain, Kuwait dan Yordania dilaporkan kembali menjadi sasaran serangan drone dan rudal yang dikaitkan dengan Iran.

Militer Kuwait mengumumkan telah mencegat sejumlah drone yang memasuki wilayah udaranya. Operasi intersepsi masih terus dilakukan untuk mengantisipasi serangan lanjutan.

Di Bahrain, sirene peringatan berbunyi sepanjang pagi. Kedutaan Besar Amerika Serikat di Manama mengeluarkan peringatan kepada warganya untuk meningkatkan kewaspadaan setelah muncul informasi terkait potensi serangan Iran ke ibu kota Bahrain.

Sementara itu, Yordania mengonfirmasi pihaknya telah mencegat setidaknya tiga rudal. Rudal lain dilaporkan jatuh di tanah terbuka tanpa menimbulkan korban jiwa.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengaku telah menyerang depot amunisi dan sistem radar pertahanan udara di Kuwait.

Namun hingga saat ini pemerintah Kuwait belum mengonfirmasi klaim tersebut. Pemerintah daerah justru fokus menangani dampak serangan terhadap pembangkit listrik dan fasilitas desalinasi air, yang memicu kritik dari sejumlah negara di kawasan.

Meningkatnya intensitas serangan dan saling ancaman antara Iran dan Amerika Serikat telah memicu kekhawatiran bahwa konflik tersebut dapat berkembang menjadi perang yang lebih luas dan menyeret negara-negara Teluk ke dalam pusaran pertempuran.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Momen langka, Prabowo, Jokowi, SBY dan Gibran duduk dalam satu forum
Iran Menetapkan Kondisi untuk Mengurangi Perang dengan AS dan Menghentikan Serangan di Kawasan
Perempuan Wewak Berjualan di Perbatasan PNG-RI
Mainkan Lebih Banyak Game yang Anda Suka, Dimanapun Anda Bermain dengan Kompatibilitas Mundur XBOX di PC
Ternyata inilah alasan sebenarnya Perry Warjiyo mundur dari BI
Xbox Menambahkan Fitur Baru Untuk 'Mengoptimalkan' Kecepatan Pengunduhan Game
Cuaca Meulaboh Seharian Berawan, BMKG Ingatkan Nelayan Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter
gelar studi anggota LCDLF 2026- Grupo Milenio

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:25 WIB

Momen langka, Prabowo, Jokowi, SBY dan Gibran duduk dalam satu forum

Senin, 27 Juli 2026 - 12:53 WIB

Iran Menetapkan Kondisi untuk Mengurangi Perang dengan AS dan Menghentikan Serangan di Kawasan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:38 WIB

Perempuan Wewak Berjualan di Perbatasan PNG-RI

Senin, 27 Juli 2026 - 12:31 WIB

Mainkan Lebih Banyak Game yang Anda Suka, Dimanapun Anda Bermain dengan Kompatibilitas Mundur XBOX di PC

Senin, 27 Juli 2026 - 12:14 WIB

Ternyata inilah alasan sebenarnya Perry Warjiyo mundur dari BI

Berita Terbaru

HEADLINE

Perempuan Wewak Berjualan di Perbatasan PNG-RI

Senin, 27 Jul 2026 - 12:38 WIB