Pemukim Yahudi menyerang komunitas Badui di dekat Yerusalem, merusak properti

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 02:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemukim Yahudi menyerang komunitas Badui di Khilat al-Sidra, dekat kota Mikhmas di timur laut Yerusalem yang diduduki, pada Minggu malam, merusak properti penduduk, kata pejabat Palestina.

Kegubernuran Yerusalem mengatakan sekitar 15 pemukim menyerbu komunitas tersebut dan mencuri peralatan penerangan bertenaga surya. Dikatakan bahwa komunitas yang sama juga mengalami serangan serupa pada malam sebelumnya, ketika pemukim melemparkan batu ke rumah-rumah mereka.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur mengatakan Khilat al-Sidra dikelilingi oleh enam pos pemukiman ilegal, dimana kelompok pemukim berulang kali melancarkan serangan dalam upaya untuk mengintimidasi penduduk dan memaksa mereka meninggalkan tanah mereka.

“Serangan-serangan ini adalah bagian dari kebijakan sistematis yang bertujuan untuk mengosongkan komunitas Badui di sekitar Yerusalem dari penduduknya,” kata gubernur tersebut, menyerukan perlindungan segera bagi penduduknya.

Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya kekerasan pemukim di Tepi Barat yang diduduki. Menurut Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman, pasukan dan pemukim Israel melakukan 2.144 serangan pada bulan November saja.

Komisi tersebut mengatakan tentara Israel bertanggung jawab atas 1.523 serangan tersebut, sementara pemukim melakukan 621 serangan. Jumlah insiden tertinggi tercatat di Ramallah dan al-Bireh, dengan 360 serangan, diikuti oleh Hebron dengan 348 serangan, Betlehem dengan 342 serangan, dan Nablus dengan 334 serangan.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan kekerasan pemukim, yang seringkali dilakukan di bawah perlindungan pasukan Israel, telah meningkat seiring dengan serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza, yang semakin memperkuat perpindahan komunitas Palestina di Tepi Barat.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Pemprov Papua Tengah: Cadangan Pangan Harus Disiapkan Sebelum Krisis
Roy Suryo Tuntut Kompensasi Rp 206 Juta ke Polda Metro Jaya: Kalau Dikabulkan Akan Donasi
Empat Tersangka Korupsi Beasiswa BPSDM Aceh Tahap II
Gubernur Nawipa Ingatkan ASN Miliki Integritas dan Moral
Mediasi gugatan legalisasi ijazah Jokowi gagal, Bonatua akan membawa 26 alat bukti
TP PKK Abdya Mengubah Strategi Pembinaan PKK Desa
Uskup se-Tanah Papua dan Ordo Sepakati Perubahan Anggaran Dasar Yayasan Katolik
Prabowo Diduga Melanggar Aturan Pendirian Universitas Republik Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:53 WIB

Pemprov Papua Tengah: Cadangan Pangan Harus Disiapkan Sebelum Krisis

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:35 WIB

Roy Suryo Tuntut Kompensasi Rp 206 Juta ke Polda Metro Jaya: Kalau Dikabulkan Akan Donasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:21 WIB

Empat Tersangka Korupsi Beasiswa BPSDM Aceh Tahap II

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:02 WIB

Gubernur Nawipa Ingatkan ASN Miliki Integritas dan Moral

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:50 WIB

Mediasi gugatan legalisasi ijazah Jokowi gagal, Bonatua akan membawa 26 alat bukti

Berita Terbaru

HEADLINE

Empat Tersangka Korupsi Beasiswa BPSDM Aceh Tahap II

Rabu, 29 Jul 2026 - 18:21 WIB

HEADLINE

Gubernur Nawipa Ingatkan ASN Miliki Integritas dan Moral

Rabu, 29 Jul 2026 - 18:02 WIB