Ratusan Tentara Ukraina Kabur dari Kamp Pelatihan Jerman

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:Laporan tersebut menyatakan bahwa sebagian besar tentara bukanlah sukarelawan, melainkan personel yang dimobilisasi. Penempatan mereka di area latihan Altengrabow justru dijadikan sebagai kesempatan untuk meninggalkan dinas.

Kasus tersebut menjadi sorotan karena terjadi bukan di garis depan perang, melainkan di wilayah sekutu Ukraina – tempat tentara seharusnya menjalani pelatihan sebelum kembali ke medan perang.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

RakyatPos.id – Lebih dari 80 tentara Ukraina dilaporkan telah meninggalkan fasilitas pelatihan militer di Saxony-Anhalt, Jerman, sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022.

Laporan tersebut menyatakan bahwa sebagian besar tentara bukanlah sukarelawan, melainkan personel yang dimobilisasi. Penempatan mereka di area latihan Altengrabow justru dijadikan sebagai kesempatan untuk meninggalkan dinas.

Kasus tersebut menjadi sorotan karena terjadi bukan di garis depan perang, melainkan di wilayah sekutu Ukraina – tempat tentara seharusnya menjalani pelatihan sebelum kembali ke medan perang.

Sejak Februari 2022, sekitar 29.000 personel militer Ukraina telah menjalani pelatihan di sekitar 60 fasilitas militer di Jerman. Mereka mempelajari berbagai keterampilan dasar, mulai dari menembak, kamuflase hingga pertolongan pertama.

Baca juga: Rusia Marah, Drone Inggris Digunakan Ukraina untuk Menyerang Moskow

Namun, ada pula di antara mereka yang memilih menghilang.

Berdasarkan hukum Ukraina, tentara yang mengabaikan tugasnya dapat dikategorikan sebagai pembelot. Jika mereka kembali ke Ukraina, mereka menghadapi hukuman penjara hingga 12 tahun.

Di Jerman, kedudukan mereka juga belum sepenuhnya mempunyai dasar hukum untuk bertempat tinggal. Pasal 24 Undang-Undang Kependudukan Jerman memberikan perlindungan kepada orang-orang yang “diusir dari Ukraina,” namun ketentuan ini berlaku untuk warga sipil, bukan personel militer yang dikirim ke luar negeri oleh pemerintah mereka sendiri.

Kementerian Pertahanan Jerman telah mengakui bahwa tentara Ukraina meninggalkan kamp pelatihan mereka. Namun, kementerian mengatakan pihaknya tidak memiliki sistem terpusat untuk melacak semua kasus di tingkat nasional.

Jika dibandingkan dengan sekitar 29.000 personel Ukraina yang menjalani pelatihan di Jerman, jumlah orang yang hilang dari fasilitas tersebut relatif kecil.

Namun angka tersebut memiliki arti yang lebih besar dari sekedar statistik.

Para prajurit telah melalui proses mobilisasi. Mereka telah diseleksi, dikirim ke luar negeri, dibekali dengan persyaratan militer, kemudian mendapat pelatihan atas biaya negara sekutu.

Mereka berada pada titik yang sangat mahal dalam rantai pembentukan kekuatan tempur.

Namun, di tempat-tempat yang relatif jauh dari ancaman perang, beberapa orang memilih untuk pergi.

Itulah yang menjadikan kasus ini penting.

Ketika Isu Prajurit Menjadi Isu Strategis


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Terungkap! Anak buah Rektor Unsoed ternyata bisa menerima mahasiswa baru setelah mendapat Rp 1,12 miliar
7.500 Mahasiswa Baru USK Ikuti Pemetaan Kompetensi Bahasa Inggris Berbasis E-Learning
OL's 11 sepenuhnya ditinjau kembali melawan Toulouse untuk hari pertama Ligue 1
KPK Ungkap Nasib Mahasiswa Unsoed yang 'Setor' Uang ke Rektor
Tempat menonton pertandingan pramusim Atlanta Falcons vs. Indianapolis Colts
Siapakah Lylia kasir karyawan Indomaret dalam link video viral tersebut
Kejuaraan BMW 2026: Pemenang AS Terbuka berada di puncak papan peringkat, saat Wyndham Clark memimpin 36 lubang
China Punya “Senjata Rahasia” untuk Memburu Jet Siluman AS

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:58 WIB

Terungkap! Anak buah Rektor Unsoed ternyata bisa menerima mahasiswa baru setelah mendapat Rp 1,12 miliar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:43 WIB

7.500 Mahasiswa Baru USK Ikuti Pemetaan Kompetensi Bahasa Inggris Berbasis E-Learning

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:31 WIB

OL's 11 sepenuhnya ditinjau kembali melawan Toulouse untuk hari pertama Ligue 1

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:14 WIB

KPK Ungkap Nasib Mahasiswa Unsoed yang 'Setor' Uang ke Rektor

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:02 WIB

Tempat menonton pertandingan pramusim Atlanta Falcons vs. Indianapolis Colts

Berita Terbaru

HEADLINE

KPK Ungkap Nasib Mahasiswa Unsoed yang 'Setor' Uang ke Rektor

Minggu, 23 Agu 2026 - 01:14 WIB

Al Jazeera - LIVE