Tolak Lupakan Beutong Ateuh Nagan Raya, Haji Uma Kawal Aspirasi Masyarakat Adat di Senayan

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 01:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolak Lupakan Beutong Ateuh Nagan Raya, Haji Uma Kawal Aspirasi Masyarakat Adat di Senayan

RakyatPos.id, JAKARTA SELATAN – Forum Pemuda Reformis Aceh (FRMA) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) dan diskusi bertajuk “Pawang Uteun Beutong Ateuh: Menolak Melupakan, Jaga Hutan” di Aula Wisma Taman Iskandar Muda, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini mempertemukan mahasiswa, aktivis lingkungan hidup, akademisi, serta Anggota Komite I DPD RI asal Aceh, H. Sudirman, S.Sos., M.Sos., atau yang akrab disapa Haji Uma.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum tersebut menjadi ruang refleksi terhadap kondisi kawasan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, yang selama ini dikenal sebagai bagian penting penyangga Ekosistem Leuser serta kawasan yang memiliki nilai ekologi dan sosial bagi masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Haji Uma menegaskan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat adat Beutong Ateuh di tingkat nasional.

Menurutnya, suara masyarakat yang menggantungkan penghidupannya pada kelestarian hutan harus dihormati dan menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan pembangunan.

“Pembangunan yang baik bukanlah pembangunan yang mengorbankan manusia dan alam, melainkan pembangunan yang mampu menjaga keduanya secara berkelanjutan,”

“Hutan bukan hanya sumber ekonomi, tapi sumber kehidupan. Jika hutan lestari, masyarakat akan tetap hidup bermartabat,” tegas Haji Uma.

Beutong Ateuh bukan sekedar hamparan hijau di peta topografi. Kawasan ini merupakan benteng krusial penopang utama Ekosistem Leuser yang menjadi paru-paru dunia.

Bagi masyarakat adat yang menghuninya, hutan ini merupakan kawasan keramat, sumber mata air yang tak pernah gagal mengalirkan kehidupan, dan rumah bagi keanekaragaman hayati yang tak ternilai harganya.

Ini adalah warisan ekologis berdaulat yang harus diwariskan kepada generasi masa depan Aceh tanpa kerusakan apa pun.

Namun, bayang-bayang pertambangan kerap menerpa gerbang surga hijau ini.

Kekhawatiran akan hilangnya sumber air, ancaman terhadap keamanan lingkungan akibat banjir bandang, dan hilangnya ruang hidup komunal telah memicu gelombang perlawanan yang terus-menerus dari masyarakat setempat.

Bagi mereka, membiarkan korporasi merusak hutan sama saja dengan menyerahkan masa depan anak cucu mereka pada kehancuran.

Haji menegaskan, aspirasi masyarakat Beutong Ateuh merupakan suara murni yang harus diapresiasi dan dihormati semua pihak.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Ayah Dihajar Demi Ayam, Jeritan Sedih Gadis Kecil Mengantar Jenazah Ayahnya
Di Dalam Tahun Tersulit Nadella – Business Insider
Jenazah presenter TVRI Papua Barat ditemukan di celah batu
Bareskrim Serahkan Kasus Satuan Narkoba Polres Tangsel dan Lima Anggotanya ke Mapolda Metro
Cuaca di Lhokseumawe 27 Juli 2026 Cerah, Ini Prakiraan Cuaca Sebagian Aceh Tiga Hari Ke Depan
Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan peluang kepada OAP sebagai penyedia barang dan jasa
Matt Damon Berjuang Melalui Transformasi Odyssey-nya
Penampakan 6 Anggota Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim Terkait Peredaran Narkoba

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:15 WIB

Ayah Dihajar Demi Ayam, Jeritan Sedih Gadis Kecil Mengantar Jenazah Ayahnya

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05 WIB

Di Dalam Tahun Tersulit Nadella – Business Insider

Senin, 27 Juli 2026 - 16:04 WIB

Jenazah presenter TVRI Papua Barat ditemukan di celah batu

Senin, 27 Juli 2026 - 15:42 WIB

Bareskrim Serahkan Kasus Satuan Narkoba Polres Tangsel dan Lima Anggotanya ke Mapolda Metro

Senin, 27 Juli 2026 - 15:21 WIB

Cuaca di Lhokseumawe 27 Juli 2026 Cerah, Ini Prakiraan Cuaca Sebagian Aceh Tiga Hari Ke Depan

Berita Terbaru

HEADLINE

Di Dalam Tahun Tersulit Nadella – Business Insider

Senin, 27 Jul 2026 - 16:05 WIB

HEADLINE

Jenazah presenter TVRI Papua Barat ditemukan di celah batu

Senin, 27 Jul 2026 - 16:04 WIB