Ringkasan Berita:
- Kapolresta Banda Aceh Kompol Andi Kirana melalui Kapolsek Jaya Baru Iptu Tea Gustianingsih mengatakan, api pertama kali diketahui sekitar pukul 14.20 WIB oleh pegawai Warkop Galon Kupi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Berdasarkan keterangan saksi, saat itu terlihat kabel-kabel di samping kos Maimun yang terbakar. Saksi kemudian memperingatkan pemilik rumah sambil berteriak minta tolong kepada warga.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
RakyatPos.id, BANDA ACEH – Kebakaran yang melanda rumah, dua toko, dan sebagian bangunan kedai kopi di Jalan Teungku Umar, Gampong Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, Minggu (26/7/2026), menimbulkan kerugian diperkirakan sekitar Rp1,4 miliar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari kabel listrik yang terbakar di samping kost.
Kapolresta Banda Aceh Kompol Andi Kirana melalui Kapolsek Jaya Baru Iptu Tea Gustianingsih mengatakan, api pertama kali diketahui sekitar pukul 14.20 WIB oleh pegawai Warkop Galon Kupi.
Berdasarkan keterangan saksi, saat itu terlihat kabel-kabel di samping kos Maimun yang terbakar. Saksi kemudian memperingatkan pemilik rumah sambil berteriak minta tolong kepada warga.
“Warga berusaha memadamkan api menggunakan air dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi,” kata Inspektur Tea.
Laporan kejadian kemudian diteruskan ke Polsek Jaya Baru dan Pemadam Kebakaran. Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, terdiri dari enam unit milik Pemkot Banda Aceh dan tiga unit dari Aceh Besar.
Baca juga: Dua Ruko, Satu Rumah, dan Warkop di Lamteumen Timur, Banda Aceh Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya
Selain petugas pemadam kebakaran, personel Polresta Banda Aceh, Polsek Jaya Baru, dan Posramil Jaya Baru juga mengamankan lokasi. Proses pemadaman dilanjutkan dengan pendinginan hingga selesai sekitar pukul 16.50 WIB.
Akibat kebakaran tersebut, rumah dan toko Maimun musnah dilalap api, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar.
Sedangkan Bengkel Honda 1410 milik Afif Mawazir mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta. Sebagian gedung Warkop Galon Kupi milik Rahmuddin juga ikut terdampak dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp70 juta.
Selain gedung, sepeda motor Honda Scoopy tahun 2022 juga ikut terbakar dengan kerugian sekitar Rp 14 juta.
Hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih diselidiki polisi, kata Inspektur Tea.
Terpisah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, Muhammad Hidayat mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas piket melalui layanan darurat 113 sekitar pukul 14.20 WIB.
Petugas posko utama dan posko langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 14.24 WIB untuk melakukan pemadaman.
Menurut Hidayat, sembilan unit pemadam kebakaran Kota Banda Aceh dibantu satu armada dari Kabupaten Aceh Besar dikerahkan untuk memadamkan api.
Pukul 15.15 WIB api berhasil dipadamkan dan petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api, pungkas Hidayat.

















