Ringkasan Berita:
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat
RakyatPos.id, MEULABOH – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil SH mengunjungi rumah duka mendiang Badli, warga Desa Cot Kumbang, Kecamatan Arongan Lambalek, yang meninggal dunia di sebuah gubuk di kawasan Cot Kumbang Pulo, Sabtu (18/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kunjungan yang berlangsung di rumah anak almarhum di Desa Seuneubok Teungoh, Kecamatan Arongan Lambalek, Minggu (19/7/2026), dilakukan setelah muncul pemberitaan mengenai kondisi kehidupan Badli yang viral di media.
“Hari ini kami mengunjungi sekitar empat rumah warga yang sedang berduka, termasuk korban bencana kebakaran. Terakhir kami mendatangi rumah almarhum Badli karena persoalan ini menjadi perhatian masyarakat, padahal agenda kunjungan ini sebenarnya sudah direncanakan sebelumnya,” kata Tarmizi.
Menurut Bupati, dirinya kaget setelah membaca berita yang beredar. Namun setelah terjun langsung ke lapangan dan melakukan verifikasi, ia mengaku menemukan fakta yang berbeda dengan informasi yang disampaikan sebelumnya.
“Saat kami cek langsung di lapangan, ternyata banyak hal yang tidak sesuai fakta.
Tarmizi mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, mendiang Badli diketahui setiap tahunnya menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT). Selain itu, almarhum juga disebut mendapatkan dua unit rumah binaan masing-masing melalui program Badan Reintegrasi Aceh (BRA) dan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR).
Ia juga mengungkapkan bahwa di Desa Cot Kumbang saat ini terdapat permasalahan internal yang melibatkan sebagian masyarakat dan Tuha Peut dengan pemerintah desa. Meski demikian, kata dia, Pemkab akan tetap menyikapi permasalahan ini secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.
Terkait permasalahan tersebut, karena informasi yang disampaikan Keuchik menyatakan almarhum tidak pernah menerima bantuan, sedangkan fakta yang kami temukan berbeda, maka minggu depan kami akan melakukan penyelidikan atas dugaan kesalahan yang dilakukan Keuchik, kata Tarmizi.
Baca juga: Son menyangkal ayahnya ditinggalkan di sebuah gubuk di hutan, mengatakan Badli memiliki dua rumah dan rutin menerima bantuan
Bupati menambahkan, jika dari hasil pemeriksaan terbukti benar pernyataan Keuchik, maka hal tersebut justru akan menimbulkan pertanyaan besar terkait pelaksanaan tugas pemerintahan desa.
“Kalau ternyata almarhum tidak pernah mendapat bantuan, berarti selama ini Keuchik mengabaikan warganya. Padahal BLT dan sejumlah bantuan lainnya datang dari desa. Kenapa tidak diberikan?” katanya.
Tarmizi juga menyoroti pernyataan Keuchik yang mengaku telah mengajukan bantuan perumahan kepada Pemkab melalui Dinas Sosial.
“Bantuan perumahannya bukan melalui Dinas Sosial, melainkan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim). Oleh karena itu, kami akan mendalami permasalahan ini secara menyeluruh agar semuanya menjadi jelas,” kata Tarmizi.
















