Trump Klaim Sukses dalam Serangan di Venezuela: Maduro dan Istri Ditangkap, Dibawa ke Luar Negeri

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden AS Donald Trump membuat pengumuman mengejutkan setelah gelombang ledakan mengguncang ibu kota Venezuela semalam, menyatakan bahwa operasi Amerika telah mencapai tujuannya. Trump mengatakan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya telah ditangkap dan dibawa ke luar negeri.

TRUMP: OPERASI BERHASIL

Dalam pernyataan setelah serangan tersebut, Trump menggambarkan tindakan terhadap Venezuela sebagai sebuah keberhasilan, dan mengatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan sesuai rencana. Dia tidak memberikan rincian mengenai ruang lingkup operasi tersebut namun menekankan bahwa Washington akan terus bertindak tegas di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

KLAIM PENANGKAPAN MADURO

Trump menegaskan bahwa Maduro dan istrinya ditangkap selama operasi tersebut dan diusir dari wilayah Venezuela. Pihak berwenang Venezuela belum mengkonfirmasi atau menyangkal klaim ini, dan belum ada verifikasi independen yang dilakukan.

LEDAKAN DI SELURUH CARACAS

Beberapa ledakan dilaporkan terjadi pada malam hari di Caracas, dengan api dan asap tebal terlihat membubung dari beberapa lokasi. Warga melaporkan pemadaman listrik di beberapa lingkungan, bersamaan dengan suara pesawat dan helikopter yang terbang rendah di atas kota.

VENEZUELA MENYATAKAN MOBILISASI

Setelah ledakan tersebut, pemerintah Venezuela mengumumkan mobilisasi nasional, menuduh Amerika Serikat melakukan serangan militer. Para pejabat mengatakan situs-situs militer dan strategis utama menjadi sasaran dan mengklaim serangan itu ditujukan pada sumber daya minyak dan mineral negara tersebut.

REAKSI INTERNASIONAL

Presiden Kolombia Gustavo Petro mengatakan Caracas sedang diserang dan mendesak diadakannya pertemuan darurat PBB dan Organisasi Negara-negara Amerika. Seruan untuk menahan diri dan klarifikasi pun menyusul dari seluruh wilayah.

TIDAK ADA RESPON RINCI DARI WASHINGTON

Gedung Putih belum merilis rincian lebih lanjut mengenai klaim Trump atau status Maduro. Media AS melaporkan bahwa serangan tersebut diperintahkan langsung oleh Trump, namun para pejabat sejauh ini menolak untuk menjelaskan secara spesifik operasionalnya.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Netanyahu mengakui serangan AS belum sepenuhnya menghancurkan program nuklir Iran
Bentrokan maut di Tambak Matraman, satu orang tewas, sepeda motor dan rumah semi permanen terbakar
Diduga Amunisi Mulai Menipis, AS Hentikan Serangan ke Iran
Polisi tangkap 3 orang terkait bentrokan, Polsek Menteng digerebek massa
Trump Menonaktifkan Hibah Air Force One ke Qatar, Diduga Tidak Memiliki Perlindungan Rudal
KNPB KJRI Klaim HUT XVI Jadi Ruang Pendidikan Politik Mahasiswa Papua
Bus Sipil vs Bus Militer di Suriah, 35 Penumpang Tewas
Keluarga Ungkap Momen Terakhir Pengurus Rumah Febrie yang Meninggal karena Ribut Masalah Proyek Batubara

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:39 WIB

Netanyahu mengakui serangan AS belum sepenuhnya menghancurkan program nuklir Iran

Senin, 27 Juli 2026 - 08:00 WIB

Bentrokan maut di Tambak Matraman, satu orang tewas, sepeda motor dan rumah semi permanen terbakar

Senin, 27 Juli 2026 - 07:29 WIB

Diduga Amunisi Mulai Menipis, AS Hentikan Serangan ke Iran

Senin, 27 Juli 2026 - 06:55 WIB

Trump Menonaktifkan Hibah Air Force One ke Qatar, Diduga Tidak Memiliki Perlindungan Rudal

Senin, 27 Juli 2026 - 06:42 WIB

KNPB KJRI Klaim HUT XVI Jadi Ruang Pendidikan Politik Mahasiswa Papua

Berita Terbaru

HEADLINE

Rekap & Ulasan House of the Dragon Musim 3 Episode 5

Senin, 27 Jul 2026 - 08:26 WIB

HEADLINE

Diduga Amunisi Mulai Menipis, AS Hentikan Serangan ke Iran

Senin, 27 Jul 2026 - 07:29 WIB