Presiden AS Donald Trump membuat pengumuman mengejutkan setelah gelombang ledakan mengguncang ibu kota Venezuela semalam, menyatakan bahwa operasi Amerika telah mencapai tujuannya. Trump mengatakan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya telah ditangkap dan dibawa ke luar negeri.
TRUMP: OPERASI BERHASIL
Dalam pernyataan setelah serangan tersebut, Trump menggambarkan tindakan terhadap Venezuela sebagai sebuah keberhasilan, dan mengatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan sesuai rencana. Dia tidak memberikan rincian mengenai ruang lingkup operasi tersebut namun menekankan bahwa Washington akan terus bertindak tegas di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
KLAIM PENANGKAPAN MADURO
Trump menegaskan bahwa Maduro dan istrinya ditangkap selama operasi tersebut dan diusir dari wilayah Venezuela. Pihak berwenang Venezuela belum mengkonfirmasi atau menyangkal klaim ini, dan belum ada verifikasi independen yang dilakukan.
LEDAKAN DI SELURUH CARACAS
Beberapa ledakan dilaporkan terjadi pada malam hari di Caracas, dengan api dan asap tebal terlihat membubung dari beberapa lokasi. Warga melaporkan pemadaman listrik di beberapa lingkungan, bersamaan dengan suara pesawat dan helikopter yang terbang rendah di atas kota.
VENEZUELA MENYATAKAN MOBILISASI
Setelah ledakan tersebut, pemerintah Venezuela mengumumkan mobilisasi nasional, menuduh Amerika Serikat melakukan serangan militer. Para pejabat mengatakan situs-situs militer dan strategis utama menjadi sasaran dan mengklaim serangan itu ditujukan pada sumber daya minyak dan mineral negara tersebut.
REAKSI INTERNASIONAL
Presiden Kolombia Gustavo Petro mengatakan Caracas sedang diserang dan mendesak diadakannya pertemuan darurat PBB dan Organisasi Negara-negara Amerika. Seruan untuk menahan diri dan klarifikasi pun menyusul dari seluruh wilayah.
TIDAK ADA RESPON RINCI DARI WASHINGTON
Gedung Putih belum merilis rincian lebih lanjut mengenai klaim Trump atau status Maduro. Media AS melaporkan bahwa serangan tersebut diperintahkan langsung oleh Trump, namun para pejabat sejauh ini menolak untuk menjelaskan secara spesifik operasionalnya.
















