Pusat Informasi Palestina
Pada hari Jumat, platform “Guardian”, yang berafiliasi dengan keamanan perlawanan di Jalur Gaza, mengeluarkan peringatan tentang enam alasan utama yang mungkin mengarah pada deteksi dan penuntutan anggota perlawanan oleh pendudukan Israel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Platform tersebut menunjukkan bahwa pasukan pendudukan bergantung pada gabungan sarana teknis dan manusia yang terintegrasi dalam memantau dan melacak operasi, sehingga mendapat manfaat dari perkembangan pesat dalam alat pengawasan dan intelijen.
Dia menjelaskan bahwa alasan deteksi yang paling menonjol adalah penggunaan ponsel, interaksi di situs media sosial, dan fotografi dengan senjata atau seragam militer, selain rutinitas harian yang tetap di tempat tinggal dan transportasi, selain kamera jalanan, dan peran agen.
The Guardian menunjukkan bahayanya meremehkan faktor-faktor ini, dan menekankan bahwa kelemahan keamanan apa pun dapat membuka kesenjangan berbahaya mengingat kemampuan intelijen canggih yang dimiliki penjajah.
Platform tersebut meminta anggota perlawanan untuk sangat berhati-hati dan berhati-hati, mengikuti prosedur keamanan yang ketat, dan menangani kerahasiaan sepenuhnya, dengan cara yang mencegah pendudukan mencapai atau menargetkan mereka.
Dia menekankan bahwa kesadaran keamanan mewakili garis pertahanan pertama terhadap upaya peretasan, dan merupakan elemen penting dalam melindungi barisan perlawanan.
Dalam konteks terkait, pasukan pendudukan Israel terus melakukan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza, yang diselesaikan di bawah sponsor Amerika dan mediasi Qatar, Mesir, dan Turki, yang sejak Oktober lalu mengakibatkan 416 warga Palestina menjadi martir dan melukai 1.153 orang lainnya.
Sejak 7 Oktober 2023, agresi Israel yang sedang berlangsung telah menyebabkan kematian dan cedera lebih dari 242.000 warga Palestina, serta kehancuran yang meluas. PBB memperkirakan biaya rekonstruksinya sekitar 70 miliar dolar.
















