Peringatan keamanan di Gaza tentang metode yang mungkin mengungkap elemen perlawanan seiring dengan meningkatnya pelanggaran pendudukan

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 03:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pusat Informasi Palestina

Pada hari Jumat, platform “Guardian”, yang berafiliasi dengan keamanan perlawanan di Jalur Gaza, mengeluarkan peringatan tentang enam alasan utama yang mungkin mengarah pada deteksi dan penuntutan anggota perlawanan oleh pendudukan Israel.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Platform tersebut menunjukkan bahwa pasukan pendudukan bergantung pada gabungan sarana teknis dan manusia yang terintegrasi dalam memantau dan melacak operasi, sehingga mendapat manfaat dari perkembangan pesat dalam alat pengawasan dan intelijen.

Dia menjelaskan bahwa alasan deteksi yang paling menonjol adalah penggunaan ponsel, interaksi di situs media sosial, dan fotografi dengan senjata atau seragam militer, selain rutinitas harian yang tetap di tempat tinggal dan transportasi, selain kamera jalanan, dan peran agen.

The Guardian menunjukkan bahayanya meremehkan faktor-faktor ini, dan menekankan bahwa kelemahan keamanan apa pun dapat membuka kesenjangan berbahaya mengingat kemampuan intelijen canggih yang dimiliki penjajah.

Keamanan perlawanan mengungkap metode rekrutmen… Pengakuan agen intelijen mengungkap janji-janji palsu pendudukan

Platform tersebut meminta anggota perlawanan untuk sangat berhati-hati dan berhati-hati, mengikuti prosedur keamanan yang ketat, dan menangani kerahasiaan sepenuhnya, dengan cara yang mencegah pendudukan mencapai atau menargetkan mereka.

Dia menekankan bahwa kesadaran keamanan mewakili garis pertahanan pertama terhadap upaya peretasan, dan merupakan elemen penting dalam melindungi barisan perlawanan.

Dalam konteks terkait, pasukan pendudukan Israel terus melakukan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza, yang diselesaikan di bawah sponsor Amerika dan mediasi Qatar, Mesir, dan Turki, yang sejak Oktober lalu mengakibatkan 416 warga Palestina menjadi martir dan melukai 1.153 orang lainnya.

Sejak 7 Oktober 2023, agresi Israel yang sedang berlangsung telah menyebabkan kematian dan cedera lebih dari 242.000 warga Palestina, serta kehancuran yang meluas. PBB memperkirakan biaya rekonstruksinya sekitar 70 miliar dolar.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Ternyata inilah alasan sebenarnya Perry Warjiyo mundur dari BI
Cuaca Meulaboh Seharian Berawan, BMKG Ingatkan Nelayan Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter
MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat
KPK Selidiki Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli
Syekh dan Ketua Kelompok Menerima Penghargaan di Pertunjukan Budaya Duel Besar Rapai Pase ke-50
Suku Sempan: Masyarakat Bumi Amungsa yang Terlupakan
Tiba-tiba Mundur, Ini Kasus Korupsi CSR BI-OJK yang Disebut Perry Warjiyo
Netanyahu mengakui serangan AS belum sepenuhnya menghancurkan program nuklir Iran

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 12:14 WIB

Ternyata inilah alasan sebenarnya Perry Warjiyo mundur dari BI

Senin, 27 Juli 2026 - 11:23 WIB

Cuaca Meulaboh Seharian Berawan, BMKG Ingatkan Nelayan Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat

Senin, 27 Juli 2026 - 10:10 WIB

Syekh dan Ketua Kelompok Menerima Penghargaan di Pertunjukan Budaya Duel Besar Rapai Pase ke-50

Senin, 27 Juli 2026 - 09:57 WIB

Suku Sempan: Masyarakat Bumi Amungsa yang Terlupakan

Berita Terbaru

HEADLINE

gelar studi anggota LCDLF 2026- Grupo Milenio

Senin, 27 Jul 2026 - 11:11 WIB

HEADLINE

MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat

Senin, 27 Jul 2026 - 11:06 WIB