Kodim Wonosobo dan Bulog turun langsung ke sawah, menyerap gandum petani untuk kesejahteraan

- Jurnalis

Sabtu, 22 Maret 2025 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komando Distrik Wonosobo-Militer (Kodim) 0707/Wonosobo bersama dengan Badan Logistik Perusahaan Publik (Bulog) jatuh langsung ke ladang untuk menyerap biji-bijian dari petani. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani sambil mempertahankan cadangan padi nasional.
“TNI memiliki tugas menyertai bulog untuk menemukan biji -bijian kepada petani melalui percepatan penyerapan biji -bijian/padi,” kata Pasi ter Kodim 0707/Wonosobo, Kapten Inf Iwan Nafarin, ketika bertemu di lokasi, (3/14/2024).
Program ini menargetkan penyerapan 939 ton panen gandum kering (GKP) dan 2.005 ton beras pada Maret 2025. Sampai sekarang, realisasi yang dicapai adalah 42.367 ton GKP dan 142.950 ton beras.
“Bagi para petani, Gapoktan atau siapa pun yang saat ini memanen beras diharapkan dapat menjual biji -bijian mereka ke bulog. Dijamin harga yang aman dan kompetitif dan segera dibayar setelah ditimbang dan dilaporkan. Uang akan memasuki akun petani dan tidak ada diskon,” kata Pasi Ter.
Tim biji -bijian Bulog Wonosobo, Ihsan, menjelaskan bahwa bulog membeli biji -bijian langsung dari petani dengan beberapa persyaratan. Petani yang ingin menjual biji-bijian mereka harus melapor ke bulog 3-7 hari sebelum memanen dengan membawa kartu identitas (KTP) dan nomor akun. Saat memanen, biji -bijian harus berada di lokasi yang siap diangkut.
“Semua biji-bijian yang kami beli, kecuali beras merah, hitam, dan nasi yang ketan. Set harga pembelian adalah Rp 6.500 per kilogram dengan kadar air antara 28-33 persen. Gandum yang lebih kering lebih baik,” kata Ihsan.
Langkah ini diharapkan dapat membantu petani mendapatkan harga yang lebih baik untuk tanaman mereka. Selain itu, penyerapan biji -bijian oleh bulog juga penting untuk menjaga stabilitas pasokan beras nasional.
Kodam, salah satu petani di desa Mungkung Kalikajar, yang menjual biji -bijian ke bulog, mengatakan “sangat senang dan dibantu oleh program penyerapan biji -bijian yang dibeli oleh bulog di ladang. Terutama dengan harga Rp 6.500 sangat membantu bagi petani”

RakyatPos.ID Network

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Tanpa rompi dan borgol saat ditahan, DPP IMM meminta Kejagung tidak memberikan keistimewaan khusus kepada Febrie
Jajak pendapat Fox News menunjukkan dukungan terhadap Trump rendah ketika Partai Demokrat memimpin pemungutan suara di DPR
UNIKI Bireuen Lepas Kontingen Peksimid Aceh
Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah
Unit Militer Rusia Terbakar di Engels, Drone Menyerang Gudang Wildberry Yekaterinburg
Pemkab Aceh Jaya Ikuti Evaluasi SAKIP 2026, Targetkan Predikat BB
450 Penyuluh Pertanian Se-Aceh Dilantik, Aceh Besar Dorong Percepatan Swasembada Pangan
Wagub Geley: Pengelolaan SDA Harus Berbasis Keadilan bagi OAP

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:31 WIB

Tanpa rompi dan borgol saat ditahan, DPP IMM meminta Kejagung tidak memberikan keistimewaan khusus kepada Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:12 WIB

Jajak pendapat Fox News menunjukkan dukungan terhadap Trump rendah ketika Partai Demokrat memimpin pemungutan suara di DPR

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:11 WIB

UNIKI Bireuen Lepas Kontingen Peksimid Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:55 WIB

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:39 WIB

Unit Militer Rusia Terbakar di Engels, Drone Menyerang Gudang Wildberry Yekaterinburg

Berita Terbaru

HEADLINE

UNIKI Bireuen Lepas Kontingen Peksimid Aceh

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:11 WIB