Ringkasan Berita:
- Harga emas di Kabupaten Aceh Tamiang turun Rp. 100.000 per mayam pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Penurunan ini dipicu oleh melemahnya harga emas di pasar global.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Detail perubahan harga: Emas Murni: Turun menjadi Rp 7,9 juta/mayam (sebelumnya menyentuh Rp 8 juta/mayam). Kadar Emas 97 persen: Menjadi Rp 7,8 juta/mayam. Emas Perhiasan (22 Karat): Turun menjadi Rp 1.850.000/gram.
- Aktivitas transaksi jual beli emas di wilayah Kualasimpang masih berjalan normal.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
RakyatPos.id, KUALASIMPANG – Harga emas di Kabupaten Aceh Tamiang anjlok pada perdagangan akhir pekan, Jumat (24/7/2026).
Penurunannya mencapai Rp. 100 ribu per mayam dibandingkan hari sebelumnya, menyusul melemahnya harga emas di pasar global.
Pelayan Toko Emas Nusantara, Abdul Hafiz mengatakan, emas murni kini diperdagangkan dengan harga Rp. 7,9 juta per mayam, turun dari posisi hari sebelumnya yang menyentuh Rp. 8 juta per mayam.
Penurunan juga terjadi pada emas 97 persen yang kini dijual Rp7,8 juta per gram, sedangkan emas perhiasan 22 karat turun menjadi Rp1.850.000 per gram.
Menurut Abdul Hafiz, perubahan harga emas di daerah tidak lepas dari pergerakan harga emas dunia yang menjadi acuan pasar.
“Emas mengikuti harga dunia, karena kemungkinan perang di Timur Tengah,” ujarnya.
Meski harga terkoreksi, aktivitas jual beli emas di sejumlah toko di Kualasimpang masih berjalan normal.
Para pedagang menilai pergerakan harga emas masih berpotensi berubah dalam beberapa hari ke depan seiring dengan perkembangan situasi global yang mempengaruhi pasar logam mulia.
Baca juga:
Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini Turun Lagi, Jumat 24 Juli 2026 Jadi Rp 7,51 Juta per Mayam

















