Ringkasan Berita:
- Sebanyak 450 penyuluh pertanian dari 23 kabupaten/kota di Aceh mengikuti pelantikan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Penyuluh mempunyai peran penting dalam membantu petani dalam menerapkan inovasi dan meningkatkan hasil produksi.
- Usai peresmian, para penyuluh mengikuti workshop metode penanaman PMAAS sebagai upaya peningkatan kapasitas penyuluh.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar
RakyatPos.id, ACEH BESAR – Sebanyak 450 penyuluh pertanian dari 23 kabupaten/kota di Aceh mengikuti pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPW) Persatuan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Provinsi Aceh dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhiptani kabupaten/kota se-Aceh di Balai Diklat Pegawai Pertanian (BLPP) Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (25/7/2026).
Usai pelantikan, para penyuluh mengikuti workshop cara tanam PMAAS sebagai upaya peningkatan kapasitas penyuluh sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan percepatan swasembada pangan di Aceh.
Plt Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar Imam Munandar STP mengatakan, pelantikan pengurus Perhiptani merupakan momentum penguatan organisasi penyuluh profesional sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan sektor pertanian.
Baca juga: Bupati Aceh Tengah Usulkan 74 Penyuluh Pertanian Paruh Waktu ke Pemerintah Pusat
“Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Perhiptani yang baru dilantik.
“Kami berharap Perhiptani terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Aceh,” kata Imam.
Pentingnya peran instruktur
Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi salah satu prioritas pembangunan di Aceh Besar karena berperan dalam mendukung ketahanan pangan dan sumber penghidupan masyarakat.
Oleh karena itu, penyuluh mempunyai peran penting dalam membantu petani dalam menerapkan inovasi dan meningkatkan hasil produksi.
Baca juga: Kadistanbun Bireuen Bersama Penyuluh Pertanian Bireuen Dampingi Petani Pante Ara
Imam mengajak seluruh jajaran Perhiptani untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan petani agar program pembangunan pertanian berjalan lebih efektif.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimis tujuan mewujudkan swasembada pangan, penguatan ketahanan pangan, dan peningkatan perekonomian masyarakat dapat tercapai,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Perhiptani Isran Noor menegaskan Perhiptani harus menjadi organisasi profesi yang mampu meningkatkan kapasitas penyuluh sekaligus menjadi penggerak transformasi pertanian nasional.
Menurutnya, tantangan sektor pertanian menuntut penyuluh untuk terus meningkatkan kompetensinya, menguasai teknologi dan menghadirkan inovasi-inovasi yang bisa diterapkan langsung oleh petani.
“Pengurus yang baru dilantik harus menjadikan Perhiptani sebagai organisasi yang aktif, profesional dan mampu menjawab kebutuhan petani. Penyuluh pertanian adalah ujung tombak pembangunan pertanian, sehingga kompetensi dan semangat pengabdiannya harus terus ditingkatkan guna mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional,” kata Isran.
Ditambahkannya, dengan adanya workshop metode tanam PMAAS ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyuluh agar inovasi pertanian lebih luas diterapkan dan berdampak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Aceh.

















