Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya mengikuti Evaluasi SAKIP Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian PANRB dengan menggunakan metode Wawancara Mendalam untuk mengukur kualitas pelaksanaan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Bupati Aceh Jaya Safwandi yang turut serta dalam evaluasi virtual tersebut menegaskan, SAKIP bukan sekadar mengejar gelar, namun memastikan setiap kebijakan, program, dan anggaran benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
- Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menargetkan peningkatan akuntabilitas terhadap gelar BB sesuai RPJMK 2025–2029.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Riski Bintang | Aceh Jaya
RakyatPos.id, CALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Jaya mengikuti Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026, Jumat (24/7/2026).
Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dengan menggunakan metode In-Depth Interview.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Inovasi Daerah (Bapperida) Aceh Jaya ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mengukur kualitas pelaksanaan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.
Dalam evaluasi kali ini, Tim Evaluator Kementerian PANRB mempelajari berbagai aspek penerapan manajemen kinerja, mulai dari perencanaan, pengukuran capaian, pelaporan kinerja, evaluasi internal hingga tindak lanjut rekomendasi hasil evaluasi sebelumnya.
Bupati Aceh Jaya, Safwandi, SSos., M.AP., mengikuti evaluasi secara virtual melalui Zoom Meeting karena sedang dalam perjalanan dinas ke Surabaya.
Safwandi menegaskan, evaluasi SAKIP bukan sekedar mengejar gelar, namun merupakan instrumen untuk memastikan bahwa setiap kebijakan, program, dan penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca juga: Inspektorat Aceh Jaya Audit Perkembangan Bumdesma PKS, Tindak Lanjuti Permintaan Polda Aceh
“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar membawa perubahan yang dirasakan masyarakat,” kata Safwandi.
Ia menambahkan, Pemkab Aceh Jaya menargetkan peningkatan kualitas akuntabilitas kinerja menuju predikat BB sebagaimana tertuang dalam RPJMK Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2025-2029.
Usai menyampaikan arahan Bupati, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Aceh Jaya, Muhammad Milsa menjelaskan perkembangan penerapan SAKIP sebelum dilanjutkan dengan sesi mendalam bersama Tim Evaluator Kementerian PANRB.

















