Jakarta, tniad.mil.id-the Nuzulul Quran acara akan digunakan sebagai momentum dalam menafsirkan setiap barang dalam kehidupan sehari-hari dan juga sebagai bahan untuk evaluasi diri, sehingga di masa depan itu menjadi orang yang lebih baik.
Ini disampaikan oleh Kepala Staf Jenderal Angkatan Darat Maruli Simanjuntak, M.Sc., sambil memberikan pidato di acara Nuzulul Quran dan doa bersama dalam kerangka ulang tahun ke -79 dari Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) yang berlangsung di 18).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasad percaya bahwa peringatan Nuzulul Quran yang diadakan setiap tahun, sejalan dengan komitmen tentara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik secara intelektual maupun karakter, yang didasarkan pada iman dan kesalehan.
“Sebagai seorang prajurit tentara, setiap tentara tidak hanya diharuskan memiliki kesiapan fisik dan keterampilan tempur, tetapi juga ketangguhan moral dan spiritual. Al-Qur'an mengajarkan kepatuhan, disiplin, dan ketulusan, yang semuanya sangat relevan dalam membentuk karakter karakter profesional, tangguh, dan bertanggung jawab,” katanya.
Kasad berharap bahwa peringatan Nuzulul Quran tidak hanya kegiatan rutin yang bersifat upacara, tetapi juga sebagai tempat bagi Muhasabah atau introspeksi diri.
Peringatan Nuzulul Quran juga dihadiri oleh ketua Persit Kartika Chandra Kirana NY. Uli Simanjuntak, serta semua tentara dan pegawai negeri di Mabesad. Serangkaian peristiwa dimulai dengan nyanyian Al -Qur'an, kemudian dilanjutkan dengan Tausiyah dan doa oleh Dr. Kh. Ali Sibromalisi, MA, dan ditambah dengan acara Iftar bersama -sama. (Dispenad)
RakyatPos.ID Network
















