AS Temukan Jalur Rahasia untuk Membawa Jutaan Barel Minyak Melalui Selat Hormuz, Iran Belum Menyerah

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Data penelusuran kapal menunjukkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz masih jauh di bawah normal.
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Pada Rabu, 19 Agustus 2026, tercatat hanya sembilan kapal komoditas yang melintasi selat tersebut. Jumlahnya sama dengan hari sebelumnya.

RakyatPos.id – Amerika Serikat tampaknya telah menemukan cara untuk menjaga minyak tetap mengalir melalui Selat Hormuz di tengah ketegangan dengan Iran.

Namun, koridor yang disebut terlindungi belum mampu mengembalikan lalu lintas kapal ke kondisi normal sebelum perang.

Data penelusuran kapal menunjukkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz masih jauh di bawah normal.

Pada Rabu, 19 Agustus 2026, tercatat hanya sembilan kapal komoditas yang melintasi selat tersebut. Jumlahnya sama dengan hari sebelumnya.

Baca juga: Pezeshkian Mengklaim Dunia Mengakui Kemenangan Iran, Menyerukan Perang Diakhiri

Padahal, sebelum perang, sekitar 130 hingga 140 kapal biasanya melintasi Selat Hormuz setiap harinya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun Washington telah berhasil menjaga aliran minyak tetap mengalir, namun tantangan untuk membuka kembali jalur perdagangan secara penuh masih sangat besar.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent telah berulang kali menyatakan dalam beberapa pekan terakhir bahwa Selat Hormuz masih terbuka dan volume minyak yang melewatinya lebih besar daripada yang terlihat dalam data publik.

Laporan terbaru tentang keberadaan koridor terlindungi di sisi selatan selat, dekat wilayah Oman, memperkuat pernyataan tersebut.

Koridor Rahasia di Sisi Selatan Hormuz

Menurut laporan yang dikutip dari sejumlah pejabat AS, sekitar 15 hingga 20 kapal tanker baru-baru ini masuk dan keluar kawasan Teluk Persia melalui koridor ini setiap malam.

Jumlah minyak yang diangkut diperkirakan hampir 10 juta barel per hari.

Koridor tersebut memanfaatkan jalur di sisi selatan Selat Hormuz, dekat pantai Oman. Kapal yang menggunakan rute ini kabarnya mendapat perlindungan dari militer AS.

Operator kapal terlebih dahulu melaporkan rencana pelayarannya kepada militer AS sebelum memasuki Selat Hormuz. Mereka juga diminta melaporkan segala ancaman atau serangan yang terjadi selama perjalanan.

Komando Pusat AS atau CENTCOM kemudian menggunakan kapal perang, helikopter, dan pesawat terbang untuk memberikan perlindungan dan mencegat drone atau rudal Iran jika diperlukan.

CENTCOM menyatakan telah membantu lebih dari 1.000 kapal melewati rute tersebut.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Galatasaray tandang ke Erzurum! Kemungkinan 11 telah diumumkan
Tak kuasa terus diburu polisi, wanita yang diduga pencuri dompet berisi cincin emas ini memilih menyerahkan diri
Saat Danau Mead mencapai rekor terendah, misteri tubuh dalam tong semakin dalam
Prabowo Disentil, Pergi ke Paris Pakai APBN tapi Korban Gempa NTT Buka Donasi
Polresta Banda Aceh Kenang Perjuangan Polisi di Hari Perjuangan Polri
Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi Bantah Tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi
Prediksi Perempatfinal WTA Cincinnati Termasuk Gauff vs Kostyuk
Kinerja Menteri Kehutanan dalam menangani karhutla patut dipertanyakan, apakah undang-undangnya hanya dipertajam?

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:33 WIB

Galatasaray tandang ke Erzurum! Kemungkinan 11 telah diumumkan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:12 WIB

Tak kuasa terus diburu polisi, wanita yang diduga pencuri dompet berisi cincin emas ini memilih menyerahkan diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Saat Danau Mead mencapai rekor terendah, misteri tubuh dalam tong semakin dalam

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Prabowo Disentil, Pergi ke Paris Pakai APBN tapi Korban Gempa NTT Buka Donasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Polresta Banda Aceh Kenang Perjuangan Polisi di Hari Perjuangan Polri

Berita Terbaru

Al Jazeera - LIVE