Ada yang mempertanyakan apakah Rektor Unsoed di OTT KPK karena tolak MBG dan KDMP?

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Mantan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) Ardianto Satriawan menilai dugaan korupsi proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang menyeret Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq juga berpotensi terjadi di universitas lain.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan Ardianto usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, serta menangkap Rektor Unsoed dan sejumlah pihak pada Kamis (20/8/2026).

“Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) main-main di kampus. Korupsi itu kan berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru. Kok saya yakin tidak hanya di Unsoed saja. Di tempat lain pasti banyak juga,” tulis Ardianto lewat akun X pribadinya, dikutip Jumat (21/8).

OTT tersebut terkait dugaan suap, pungutan liar (pungli), atau pengkondisian dalam proses PMB khususnya jalur mandiri Fakultas Kedokteran Unsoed.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya OTT tersebut. Salah satu pihak yang ditangkap dalam operasi tersebut adalah Rektor Unsoed Akhmad Sodiq.

“Salah satu pihak yang ditangkap adalah Rektor UNSOED,” kata Budi, Jumat (21/8/2026).

Tim penyidik ​​KPK juga menyita uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga terkait transaksi suap dalam kasus ini.

Netizen Kaitkan OTT dengan Sikap Rektor Unsoed

Di tengah pemberitaan OTT, sejumlah warganet pun menyoroti sikap Akhmad Sodiq yang sebelumnya disebut-sebut menolak sejumlah program pemerintah, antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.

Salah satu warganet, David Wijaya mempertanyakan apakah penangkapan tersebut terkait dengan sikap kritis Rektor Unsoed terhadap pemerintah.

“Ada pihak yang jelas-jelas mengembalikan uang hasil kejahatan, namun belum diproses dan ditangkap KPK. Ada pihak yang tiba-tiba di OTT, apakah hanya karena Rektor Unsoed kritis terhadap Pemerintah? Hanya Tuhan dan KPK yang tahu,” tulis David.

David juga mengutip pemberitaan terkait sikap Rektor Unsoed yang disebut-sebut menolak MBG dan Koperasi Merah Putih.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Simpanan senjata ditemukan di hutan Jerman yang diyakini terkait dengan Rusia, kata laporan | Jerman
Pertarungan King Makers dan Super-Connectors di Balik Layar Pilpres 2029
Markas Besar Kepolisian Capitol Amerika Serikat dievakuasi sementara karena kendaraan mencurigakan
Chaos Audit 15 Agustus Baiturrahman: Ada masalah yang lebih besar di baliknya
Melindungi Hutan, Melindungi Rumah Burung
5 Reksadana Pasar Uang Terbaik di Makmur Berdasarkan Kinerja 1 Tahun Terakhir
'One in a Millon': Kurt Busch Mengenang Pertemuan Dengan Dokter Saudara Kyle Setelah Kematian Tragis
Ultimatum Trump ke Negara Pendukung Iran, Ancam Sanksi Besar, Teheran Sebut AS Gagal

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Simpanan senjata ditemukan di hutan Jerman yang diyakini terkait dengan Rusia, kata laporan | Jerman

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Pertarungan King Makers dan Super-Connectors di Balik Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Markas Besar Kepolisian Capitol Amerika Serikat dievakuasi sementara karena kendaraan mencurigakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Chaos Audit 15 Agustus Baiturrahman: Ada masalah yang lebih besar di baliknya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Melindungi Hutan, Melindungi Rumah Burung

Berita Terbaru

HEADLINE

Melindungi Hutan, Melindungi Rumah Burung

Jumat, 21 Agu 2026 - 19:11 WIB

Al Jazeera - LIVE