Bentrokan maut di Tambak Matraman, satu orang tewas, sepeda motor dan rumah semi permanen terbakar

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Keributan yang bermula dari urusan sepele saat membeli sarapan berakhir dengan bentrokan maut di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7). Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, beberapa orang luka kritis, serta terbakarnya satu bangunan semi permanen dan empat unit sepeda motor.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, bentrokan yang dilaporkan pada pukul 10.00 WIB tersebut diduga kuat dipicu oleh ketidakpuasan pelanggan. Sekelompok anak muda yang ingin membeli sarapan merasa kurang terlayani dengan baik sehingga menyikapinya dengan mempercepat kendaraannya sebelum meninggalkan lokasi.

Tak lama kemudian, rombongan pemuda kembali bersama rekan-rekannya. Mereka langsung merusak gerobak penjual nasi uduk yang berada di sebelah Masjid Matraman Jami. Aksi anarkis tersebut kemudian memicu kemarahan warga sekitar.

Melihat tempat usaha di wilayahnya dirusak, warga sekitar tidak tinggal diam dan melakukan serangan balasan ke lokasi kelompok pemuda tersebut. Penyerangan dan amukan massa terjadi di Jalan Tambak No 85.

Satu orang meninggal, delapan ditangkap

Akibat bentrokan berdarah ini, laporan awal menyebutkan empat orang dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan perawatan medis.

Lebih lanjut, AKBP Roby membenarkan, dari evakuasi di tempat kejadian perkara (TKP), ada dua korban yang dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Informasi terakhir, dua orang yang diamankan dari TKP saat dibawa masih dalam kondisi kritis, namun saat sampai di rumah sakit, satu orang sudah meninggal dunia, jelasnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kompol. Budi Hermanto menjelaskan, jajarannya langsung bergerak ke lokasi untuk mengendalikan situasi. Berdasarkan informasi awal, keributan bermula saat sekelompok orang diduga mendatangi warung makan di samping Masjid Matraman Jami dengan membawa senjata tajam, kata Budi, Minggu (26/7).

Bentrokan tersebut berujung pada aksi pembakaran. Sebuah bangunan semi permanen yang diketahui kerap ditempati kelompok pemuda, beserta empat unit sepeda motor di sekitarnya, ludes dilalap api.

Saat ini polisi telah mengamankan delapan orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut di Polsek Menteng. Kedelapan orang tersebut terdiri dari enam orang dari satu kelompok dan dua orang dari kelompok luar. Polisi juga masih mendalami identitas pasti kelompok pemuda tersebut dan status hukum tanah yang mereka tempati.

Dari hasil olah TKP sementara, petugas menemukan sisa-sisa bangunan dan kendaraan hangus, serta bekas darah dan batu berlumuran darah. Polisi menegaskan, tidak ditemukan bukti adanya senjata tajam di lokasi kejadian. Pasca kejadian tersebut, situasi di kawasan Tambak Matraman dipastikan kembali kondusif dan aktivitas warga berjalan normal.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Empat Tersangka Korupsi Beasiswa BPSDM Aceh Tahap II
Gubernur Nawipa Ingatkan ASN Miliki Integritas dan Moral
Musisi Glen Hansard meninggal setelah tabrakan lalu lintas jalan raya Dublin
Mediasi gugatan legalisasi ijazah Jokowi gagal, Bonatua akan membawa 26 alat bukti
TP PKK Abdya Mengubah Strategi Pembinaan PKK Desa
The Walking Dead berencana untuk menghadirkan kembali perlengkapan waralaba pada tahun 2026
Uskup se-Tanah Papua dan Ordo Sepakati Perubahan Anggaran Dasar Yayasan Katolik
Prabowo Diduga Melanggar Aturan Pendirian Universitas Republik Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:21 WIB

Empat Tersangka Korupsi Beasiswa BPSDM Aceh Tahap II

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:02 WIB

Gubernur Nawipa Ingatkan ASN Miliki Integritas dan Moral

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:59 WIB

Musisi Glen Hansard meninggal setelah tabrakan lalu lintas jalan raya Dublin

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:50 WIB

Mediasi gugatan legalisasi ijazah Jokowi gagal, Bonatua akan membawa 26 alat bukti

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:31 WIB

TP PKK Abdya Mengubah Strategi Pembinaan PKK Desa

Berita Terbaru

HEADLINE

Empat Tersangka Korupsi Beasiswa BPSDM Aceh Tahap II

Rabu, 29 Jul 2026 - 18:21 WIB

HEADLINE

Gubernur Nawipa Ingatkan ASN Miliki Integritas dan Moral

Rabu, 29 Jul 2026 - 18:02 WIB

HEADLINE

TP PKK Abdya Mengubah Strategi Pembinaan PKK Desa

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:31 WIB