Warga Diserang Gajah Liar Saat Mencari Kambing

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Seorang warga Gampong Alue Meugandan, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, diserang gajah liar saat sedang mencari kambing
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Korbannya, Mustafa (65), bahkan disebut-sebut dililitkan di belalainya lalu dibuang ke semak-semak
  • Warga diimbau untuk tidak beraktivitas sendirian di taman, apalagi pada malam hari, dan segera melapor jika melihat gajah bergerak di sekitar pemukiman atau perkebunan.

RakyatPos.id, MEULABOH – Warga Gampong Alue Meugandan, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, diserang gajah liar saat mencari kambing di kawasan perkebunan kelapa sawit, Jumat (17/7/2026) malam.

Korbannya, Mustafa (65), bahkan disebut-sebut dililitkan di belalainya lalu dibuang ke semak-semak. Beruntung ia berhasil selamat meski mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan di Puskesmas Woyla.

Kejadian tersebut bermula saat Mustafa sedang mencari kambing peliharaannya yang diduga masuk ke kawasan perkebunan kelapa sawit di kawasan Gampong Tuwi Empeuk, Kecamatan Woyla Timur. Saat berada di areal perkebunan, Mustafa tiba-tiba bertemu dengan seekor gajah liar.

Tokoh masyarakat Woyla Timur, M Nasir mengatakan, pertemuan tak terduga itu berujung pada penyerangan terhadap korban. Korban sedang mencari kambing di perkebunan kelapa sawit. Saat berada di lokasi, tiba-tiba korban berpapasan dengan gajah liar, lalu langsung menyerangnya, ujarnya.

Menurut M Nasir, gajah liar tersebut telah melilitkan belalainya ke tubuh Mustafa. Korban kemudian dibuang ke semak-semak. Mustafa berhasil selamat dari serangan tersebut meski mengalami luka-luka. Korban kemudian dibawa untuk mendapat pertolongan medis di Puskesmas Woyla.

Sementara itu, lokasi kejadian diketahui merupakan kawasan yang menjadi salah satu jalur kawanan gajah liar.

Tim Kerahkan BPBD

Mendapat laporan terkait kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat langsung mengerahkan Tim Wildlife Response Unit (WRU-PB) ke lokasi. Tim dikerahkan untuk memantau pergerakan gajah liar sekaligus mengantisipasi ancaman terhadap masyarakat sekitar areal perkebunan.

Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat Teuku Ronald Nehdiansyah mengatakan, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) menerima laporan dari Bupati Woyla Timur sekitar pukul 18.30 WIB.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung instruksikan tim untuk mengambil tindakan cepat guna menjamin keselamatan warga di sekitar lokasi kejadian,” kata Teuku Ronald dalam laporan resmi BPBD Aceh Barat.

Menurutnya, Tim WRU-PB BPBD Aceh Barat langsung menuju lokasi untuk memantau situasi sekaligus melakukan pengamanan awal kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan karena gajah liar dikabarkan masih berada di kawasan tersebut sehingga berpotensi kembali berinteraksi dengan warga.

Namun upaya pencegahan belum bisa dilakukan secara maksimal pada malam kejadian. Tim Penanganan Interaksi Gajah dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dan mitra masih bertugas di Gampong Pungkie, Kecamatan Sungai Mas.

Di lokasi tersebut, tim melakukan pemasangan GPS collar pada kelompok gajah liar yang sering memasuki kawasan pemukiman dan perkebunan masyarakat. BPBD Aceh Barat terus berkoordinasi dengan BKSDA Aceh agar petugas penanganan satwa liar dapat segera dipindahkan ke Woyla Timur setelah penanganan di Sungai Mas selesai.

Sementara itu, masyarakat Gampong Alue Meugandan dan sekitarnya diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan gajah liar. Warga diimbau untuk tidak beraktivitas sendirian di taman, apalagi pada malam hari, dan segera melapor jika melihat gajah bergerak di sekitar pemukiman atau perkebunan.

Hingga Jumat malam, Pusdalops-PB BPBD Aceh Barat masih memantau kondisi para korban di Puskesmas Woyla serta perkembangan pergerakan gajah liar di sekitar lokasi kejadian. Perkembangan pengobatan selanjutnya akan diupdate berdasarkan hasil pantauan tim di lapangan.(sb)


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Gempa M 7.1 Guncang Kumamoto Jepang, Mall Runtuh dan Banyak Orang Diduga Terjebak
Oman Usulkan Pengelolaan Selat Hormuz Mirip Selat Malaka, Iran Diminta Berbagi Kendali
IMPW Ekspresikan Sikap Terhadap Konflik yang Berulang di Jayawijaya
Tak Seviral Anak Diduga Maling, Kondisi Anak Satpam yang Tewas di Waduk Jatiluhur Kurang Normal
Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!
Sedang menikmati Nyabu, pelaku perampokan di Bireuen ditangkap polisi di rumahnya
Sengketa Papua Barat: Asal Usulnya
Bagaimana Saya Mendesain Ulang Kamar Tidur Saya dengan AI — Sebelum Menghabiskan Satu Sen untuk Perabotan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:35 WIB

Gempa M 7.1 Guncang Kumamoto Jepang, Mall Runtuh dan Banyak Orang Diduga Terjebak

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Oman Usulkan Pengelolaan Selat Hormuz Mirip Selat Malaka, Iran Diminta Berbagi Kendali

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:56 WIB

IMPW Ekspresikan Sikap Terhadap Konflik yang Berulang di Jayawijaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:46 WIB

Tak Seviral Anak Diduga Maling, Kondisi Anak Satpam yang Tewas di Waduk Jatiluhur Kurang Normal

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:36 WIB

Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!

Berita Terbaru

HEADLINE

Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:36 WIB