Viral Andi Tenri Diduga Cabuli Staf, Berapa Hartanya?

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id -Harta kekayaan Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong menarik diulas menyusul kontroversi dugaan penyalahgunaan pegawai paruh waktu PPPK.

Andi Tenri belakangan menjadi pusat perhatian publik karena diduga menganiaya staf dengan melemparkan kue dan menyiramnya dengan botol berisi air.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan perbuatan Andi ke Pusat Pelayanan Polisi Terpadu (SPKT) Polres Bone.

Berdasarkan laporan nomor STTLP/450/VII/2026/SPKT/RES BONE/POLDA SULSEL disebutkan yang bersangkutan sengaja melanggar hukum dan melakukan penganiayaan.

Meski demikian, polisi masih melakukan proses penyelidikan dengan memeriksa TKP di lokasi penganiayaan.

Aset Ketua DPRD Bone Andi Tenri

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) berkala Juni 2024, Andi Tenri tercatat memiliki harta benda sebesar Rp 2,6 miliar.

Harta tersebut terdiri dari harta tanah dan bangunan senilai Rp1 miliar, alat angkut dan mesin Rp450 juta, harta bergerak lainnya Rp355 juta, dan uang tunai sebesar Rp826 juta.

Berdasarkan LHKPN per Desember 2024, total kekayaan Ketua DPRD Bone turun menjadi Rp 1,9 miliar.

Penurunan paling signifikan terjadi pada kas dan setara kas yang nilainya turun dari Rp826,9 juta menjadi sekitar Rp100 juta sehingga turun sekitar Rp726 juta dalam kurun waktu enam bulan.

Sebaliknya, nilai harta berupa tanah dan bangunan, kendaraan serta harta bergerak lainnya dicatat tetap dan tidak mengalami perubahan dibandingkan laporan sebelumnya.

Dari catatan tersebut juga dijelaskan secara rinci alasan turunnya nilai uang Andi.

Profil Ketua DPDRD Bone Andi Tenri Walinonong

Andi Tenri Walinonong merupakan pejabat publik kelahiran Bone, 28 Desember 1993.

Ia merupakan putri dari tokoh masyarakat di Kecamatan Ulaweng yaitu H Andi Maddusila Takka dan ibunya Hj Andi Hermi Sanawawi.

Sebelum terjun ke dunia politik, Andi mengenyam pendidikan dengan bersekolah di SD Inp 5/81 Timusu kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Ulaweng.

Setelah lulus, ia bersekolah di SMA Negeri 1 Ulaweng dan berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin.

Perjalanan karir Andi Tenri Walinonong

Sebelum menjabat Ketua DPRD Bone, Andi pernah menjabat sebagai Direktur CV Putri Timusu, Ketua Yayasan TK Putra Batara, dan Manajer ATW FC.

Kemudian pada pemilu 2024, ia bergabung dengan Partai Gerindra dan berhasil meraup 7.828 suara.

Andi Tenri Walinonong resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Bone periode 2024-2029.

Surat keputusan (SK) pengangkatan Ketua DPRD Bone diserahkan langsung kepada Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA).

Andi mencatat sejarah baru, perempuan pertama yang menjabat Ketua DPRD Bone.

Kronologi Kasus Dugaan Penganiayaan Andi Tenri

Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong diduga melakukan penganiayaan terhadap pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja paruh waktu (PPPK).

Korban yang merupakan staf Bagian Umum Sekretariat DPRD Bone mengaku mendapat perlakuan kasar saat bertemu Andi di kantin kantor.

Dalam kejadian tersebut, korban berinisial YN diberi tugas menyiapkan kue untuk dua orang tamu Ketua DPRD Bone.

Setelah meletakkan kuenya di ruang tunggu sesuai petunjuk, ia mendapat informasi bahwa kuenya sudah dibawa ke kantin.

YN kemudian kembali ke ruang tunggu untuk memeriksa kondisi kuenya, lalu ia melanjutkan pekerjaannya.

Namun tiba-tiba YN dipanggil menghadap Andi di kantin dan mendapat perlakuan kasar.

Korban mengaku dilempar ke wadah berisi kue, disiram air, bahkan dilempari botol sambal.

“Saat saya pesan kue, tiba-tiba saya dipanggil Pak Ketua. Setelah sampai di kantin, wadah kuenya dilempar ke muka saya, lalu mukanya disiram air, botolnya dilempar ke saya, dan botol sausnya dilempar ke saya oleh Ketua DPRD,” demikian pengakuan YN.

Bahkan dalam posisi itu, korban tak sempat memberikan penjelasan karena Andi langsung menuduhnya melarang para tamu memakan kue tersebut.

“Saya disuruh melarang orang makan kue, padahal saya tidak pernah bilang seperti itu,” jelasnya.

Tak terima dengan perlakuan kasar yang dilakukan pejabat pemerintah, korban menempuh jalur hukum dengan melaporkan Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong ke Pusat Pelayanan Polisi Terpadu (SPKT) Polres Bone.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Esmerlyn Valdez meninggalkan permainan setelah terkena lemparan demi lemparan
Siapkan Payung, BMKG Prediksi Selasa 28 Juli Seluruh Wilayah Kota Subulussalam Akan Diguyur Hujan
Perang Iran dan Ukraina bertabrakan di danau terbesar di dunia. Inilah yang perlu diketahui
Saksi mengakui adanya kerusakan sebelum pemain kano Olimpiade Davey Hearn menyentuh air
Lanjutkan Estafet Prestasi, SMAN Capital Bangsa Gelar Sertifikat Kepala Sekolah
Ahok Ungkap Awal Mula Putusnya Kemitraan dengan Jokowi
BuzzFeed dan HuffPost Akan Memberhentikan 180 Staf
Kalahkan 9.700 peserta lainnya, teknisi asal Aceh juarai AHM Technical Skill Contest

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:49 WIB

Esmerlyn Valdez meninggalkan permainan setelah terkena lemparan demi lemparan

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:41 WIB

Siapkan Payung, BMKG Prediksi Selasa 28 Juli Seluruh Wilayah Kota Subulussalam Akan Diguyur Hujan

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:17 WIB

Perang Iran dan Ukraina bertabrakan di danau terbesar di dunia. Inilah yang perlu diketahui

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:58 WIB

Viral Andi Tenri Diduga Cabuli Staf, Berapa Hartanya?

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:40 WIB

Saksi mengakui adanya kerusakan sebelum pemain kano Olimpiade Davey Hearn menyentuh air

Berita Terbaru

HEADLINE

Viral Andi Tenri Diduga Cabuli Staf, Berapa Hartanya?

Selasa, 28 Jul 2026 - 06:58 WIB