Presenter TVRI Papua Barat Diduga Terseret Arus di Pegaf

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manokwari, RakyatPos.id – Salah satu presenter Televisi Republik Indonesia (TVRI) Papua Barat, Yanto Idorway diduga hanyut di air terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) Papua Barat saat ia bersama dua rekannya sedang berwisata di kawasan tersebut, Sabtu (18/7/2026).

Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Manokwari yang mendapat informasi tersebut langsung menurunkan tim ke lokasi. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.00 Waktu Papua (WP), sedangkan tim SAR baru menerima laporan sekitar pukul 20.30 WP.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari Yefri Sabaruddin mengatakan, laporan yang diterima pihaknya ada tiga wisatawan lokal yang berkunjung ke air terjun Memti.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat hendak menyeberangi sungai, korban Yanto Idarwai terpeleset dan terseret arus sungai.

Dua rekannya mencoba memberikan bantuan dan melakukan pencarian mandiri, namun korban belum ditemukan, kata Yefri Sabaruddin.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pukul 20.35 WP Kantor SAR Manokwari segera berkoordinasi dengan Polsek Pegunungan Arfak serta menyiapkan personel dan peralatan SAR.

Tim Rescue Kantor SAR Manokwari diberangkatkan ke lokasi kejadian menggunakan unit mobil penyelamat dengan perkiraan waktu tempuh darat sekitar lima hingga enam jam, sekitar 20,52 WP.

“Sesampainya di lokasi (nantinya) tim akan berkoordinasi dengan unsur potensi SAR setempat untuk menyiapkan rencana operasi pencarian yang akan dilakukan keesokan harinya,” ujarnya.

Operasi SAR melibatkan personel Kantor SAR Manokwari bersama Polsek Pegunungan Arfak. Tim membawa berbagai peralatan pendukung, antara lain satu unit mobil penyelamat, satu unit thermal drone, lima set peralatan komunikasi, enam set peralatan SAR air, satu set peralatan pendakian gunung, dan satu set peralatan evakuasi.

Berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi wilayah operasional diperkirakan berawan. Sedangkan tantangan yang dihadapi tim adalah jarak menuju lokasi yang cukup jauh, dan mobilisasi pada malam hari.

Ia mengatakan, Tim SAR akan mengoptimalkan upaya pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Gempa M 7.1 Guncang Kumamoto Jepang, Mall Runtuh dan Banyak Orang Diduga Terjebak
Oman Usulkan Pengelolaan Selat Hormuz Mirip Selat Malaka, Iran Diminta Berbagi Kendali
IMPW Ekspresikan Sikap Terhadap Konflik yang Berulang di Jayawijaya
Tak Seviral Anak Diduga Maling, Kondisi Anak Satpam yang Tewas di Waduk Jatiluhur Kurang Normal
Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!
Sedang menikmati Nyabu, pelaku perampokan di Bireuen ditangkap polisi di rumahnya
Sengketa Papua Barat: Asal Usulnya
Bagaimana Saya Mendesain Ulang Kamar Tidur Saya dengan AI — Sebelum Menghabiskan Satu Sen untuk Perabotan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:35 WIB

Gempa M 7.1 Guncang Kumamoto Jepang, Mall Runtuh dan Banyak Orang Diduga Terjebak

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Oman Usulkan Pengelolaan Selat Hormuz Mirip Selat Malaka, Iran Diminta Berbagi Kendali

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:56 WIB

IMPW Ekspresikan Sikap Terhadap Konflik yang Berulang di Jayawijaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:46 WIB

Tak Seviral Anak Diduga Maling, Kondisi Anak Satpam yang Tewas di Waduk Jatiluhur Kurang Normal

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:36 WIB

Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!

Berita Terbaru

HEADLINE

Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:36 WIB