Parlemen Israel Bubar, Nasib Netanyahu Tak Jelas

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id – Knesset parlemen Israel dibubarkan, Jumat (17/7/2026), membuka jalan dimulainya proses pemilihan umum (pemilu) pada 27 Oktober. Dalam pemungutan suara tersebut, 62 anggota parlemen mendukung pembubaran, dari total 120 anggota Knesset.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berusaha untuk mempertahankan masa jabatannya lagi meskipun popularitasnya menurun. Politisi Partai Likud itu belum tentu bisa kembali mendapatkan dukungan mitra koalisinya pada pemilu mendatang.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama empat tahun berkuasa, pemerintah sayap kanan mengeluarkan sejumlah rancangan undang-undang (RUU) yang kontroversial, termasuk dalam beberapa hari terakhir, yang bertujuan untuk memperkuat posisinya dan memenuhi tuntutan koalisi pemerintahan kelompok ultra-Ortodoks.

Koalisi Netanyahu meloloskan sejumlah rancangan undang-undang dalam sidang pleno terakhirnya yang panjang, termasuk langkah-langkah yang mencabut kekuasaan Jaksa Agung, membatalkan penangkapan warga yang menolak dinas militer, dan memperluas pengawasan pemerintah terhadap media massa.

Sementara dalam RUU yang memberi lampu hijau pembubaran parlemen, juga menyetujui penambahan anggaran untuk partai politik.

Meski sudah dibubarkan, anggota DPR Sagit Afik mengatakan parlemen masih bisa beroperasi sekitar 10 hari lagi. Alasannya, undang-undang penentuan tanggal pemilu dikembalikan ke panitia setelah mengalami kebuntuan dalam rapat paripurna.

Ketua DPR Amir Ohana menutup sidang Jumat tengah malam hingga Sabtu (18/7/2026) dini hari.

Sesi ini diwarnai dengan berbagai macam protes, bertepatan dengan perang terberat dan terpanjang dalam sejarah negeri ini, kata Ohana, seperti dikutip AFP, Sabtu (18/7/2026).

Netanyahu adalah perdana menteri Israel yang paling lama menjabat, namun posisinya semakin terpecah.

Jajak pendapat menunjukkan mayoritas warga Israel ingin dia mundur, didorong oleh kemarahan atas kegagalan keamanan seputar serangan kelompok perlawanan Palestina Hamas pada 7 Oktober 2023.

Mantan Kepala Staf Umum Angkatan Pertahanan Israel (IDF) Gadi Eisenkot adalah saingan terkuat Netanyahu

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Gempa M 7.1 Guncang Kumamoto Jepang, Mall Runtuh dan Banyak Orang Diduga Terjebak
Oman Usulkan Pengelolaan Selat Hormuz Mirip Selat Malaka, Iran Diminta Berbagi Kendali
IMPW Ekspresikan Sikap Terhadap Konflik yang Berulang di Jayawijaya
Tak Seviral Anak Diduga Maling, Kondisi Anak Satpam yang Tewas di Waduk Jatiluhur Kurang Normal
Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!
Sedang menikmati Nyabu, pelaku perampokan di Bireuen ditangkap polisi di rumahnya
Sengketa Papua Barat: Asal Usulnya
Bagaimana Saya Mendesain Ulang Kamar Tidur Saya dengan AI — Sebelum Menghabiskan Satu Sen untuk Perabotan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:35 WIB

Gempa M 7.1 Guncang Kumamoto Jepang, Mall Runtuh dan Banyak Orang Diduga Terjebak

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Oman Usulkan Pengelolaan Selat Hormuz Mirip Selat Malaka, Iran Diminta Berbagi Kendali

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:56 WIB

IMPW Ekspresikan Sikap Terhadap Konflik yang Berulang di Jayawijaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:46 WIB

Tak Seviral Anak Diduga Maling, Kondisi Anak Satpam yang Tewas di Waduk Jatiluhur Kurang Normal

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:36 WIB

Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!

Berita Terbaru

HEADLINE

Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:36 WIB