Ringkasan Berita:
- Mobil Dapur Umum Lapangan ini akan digunakan untuk menunjang pelayanan kebutuhan pokok masyarakat terdampak bencana khususnya dalam penyediaan dan pendistribusian pangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Armada tersebut juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi dan personel yang terlibat dalam penanggulangan bencana di lapangan.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara
RakyatPos.id, LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara memperkuat kesiapsiagaan bencana dengan menambah armada operasional berupa Mobil Dapur Umum Lapangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Bantuan ini diterima Bupati Aceh Utara H Ismail A Jalil atau yang akrab disapa Ayahwa di Jakarta, Jumat (21/8/2026). Penyerahan juga dihadiri Plt Kepala BPBD Aceh Utara, M Nasir.
Mobil Dapur Umum Lapangan ini akan digunakan untuk menunjang pelayanan kebutuhan pokok masyarakat terdampak bencana khususnya dalam penyediaan dan pendistribusian pangan.
Armada tersebut juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi dan personel yang terlibat dalam penanggulangan bencana di lapangan.
Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Minggu (23/8/2026), mengatakan penambahan armada merupakan bagian penting dalam meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi darurat.
Baca juga: MBG Belum Jangkau 15 Sekolah di Sukamakmue, Dapur SPPG Tunggu Persetujuan Pusat
“Satu unit armada dapur umum ini sangat penting untuk mempercepat pelayanan logistik dasar di lapangan. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Aceh Utara mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari BNPB,” kata Ayahwa.
Menurut Ayahwa, ketersediaan fasilitas pendukung menjadi faktor penting dalam mempercepat respon pemerintah ketika terjadi bencana.
Dengan adanya mobil van dapur umum, kebutuhan pangan di lokasi terdampak dapat ditangani lebih cepat dan fleksibel.
Armada tersebut nantinya dapat dikerahkan ke berbagai wilayah yang membutuhkan, terutama ketika terjadi bencana yang berdampak pada banyak orang.
Mobilitas fasilitas dapur umum memungkinkan pelayanan dilakukan lebih dekat dengan lokasi pengungsian dan titik terdampak.
Ayahwa mengatakan, Pemkab Aceh Utara akan menyiagakan armada tersebut sebagai bagian dari sistem tanggap darurat daerah.
“Dengan dukungan fasilitas seperti ini, jajaran Pemkab Aceh Utara bisa bergerak lebih tanggap ketika terjadi bencana. Armada ini akan disiagakan agar bisa segera dikerahkan ke titik-titik yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia meyakini pemerintah daerah tidak bisa menangani bencana sendirian. Oleh karena itu, koordinasi dan sinergi dengan BNPB, BPBD dan instansi terkait perlu terus diperkuat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga berkomitmen membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih terpadu dan terukur, mulai dari kesiapsiagaan, evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar hingga penanganan pascabencana.




















