Gempa bumi sedang dengan kekuatan awal 5,9 mengguncang Jepang bagian timur, termasuk wilayah Tokyo, namun tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan.
TOKYO — Gempa bumi sedang dengan kekuatan awal 5,9 mengguncang Jepang bagian timur, termasuk wilayah Tokyo, pada Minggu pagi, namun tidak ada bahaya tsunami, kata badan meteorologi negara tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Badan Meteorologi Jepang, gempa terjadi di selatan prefektur Ibaraki, pada kedalaman 70 kilometer (42 mil).
Survei Geologi Amerika Serikat mencatat kekuatan awal sebesar 5,8.
Belum ada laporan mengenai korban luka atau kerusakan. Pemerintah membentuk satuan tugas untuk menilai tingkat kemungkinan kerusakan, kata Perdana Menteri Sanae Takaichi pada X.
Gempa tersebut juga memicu peringatan gempa darurat melalui telepon seluler dan mengguncang wilayah Tokyo, namun televisi publik NHK menunjukkan lalu lintas di jalan-jalan di kota-kota terdekat, termasuk Mito dan Saitama, tampak normal.
Sebuah pipa air bawah tanah pecah di kawasan timur Koto, Tokyo, dan air mengalir ke jalan, menurut rekaman NHK. Sekitar 460 rumah di Tokyo mengalami pemadaman listrik, menurut TEPCO Power Grid.
Tidak ada laporan mengenai kejadian luar biasa dari sekitar selusin pembangkit listrik tenaga nuklir dan fasilitas lain yang menangani bahan nuklir, kata Otoritas Regulasi Nuklir.
Bulan lalu, gempa berkekuatan 7,1 skala Richter melanda daerah Kumamoto di pulau Kyushu paling selatan Jepang, menewaskan 38 orang dan melukai 364 orang. Gempa tersebut juga menghancurkan lebih dari 1.500 bangunan dan merusak hampir 20.000 lainnya.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Newsroom.id tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency



















