Sentani, RakyatPos.id – Sekolah Menengah Atas Yayasan Pendidikan dan Sekolah Gereja Injili Sentani (SMA YPPGI) di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, yang sebelumnya memiliki akreditasi C, kini berstatus akreditasi B setelah sempat tertunda selama lima tahun akibat pandemi Covid-19.
Kepala SMA YPPGI Sentani, Teli Tabuni mengatakan, peningkatan akreditasi ini merupakan hasil perbaikan yang dilakukan sejak tahun 2020, melalui pemenuhan delapan Standar Nasional Pendidikan, peningkatan sarana dan prasarana, serta penguatan kualitas tenaga pengajar.
Menurutnya, sejak sekolah tersebut berdiri pada tahun 1985, status akreditasi sekolah tersebut tidak pernah membaik hingga akhirnya berhasil ditingkatkan menjadi akreditasi B. Prestasi ini dinilai menjadi titik balik dalam memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap SMA YPPGI Sentani.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dulu sekolah ini dikenal sebagai sekolah rujukan siswa bermasalah. Kami melakukan evaluasi dan bekerja keras agar SMA YPPGI bisa sejajar dengan sekolah lain. Alhamdulillah pada tahun ajaran 2025-2026 kami mendapat akreditasi B,” kata Tabuni di Sentani, Jumat (17/7/2026).
Tabuni mengatakan, peningkatan kualitas sekolah juga berdampak pada jumlah siswa. Jika sebelumnya jumlah siswanya kesulitan mencapai 200 orang, kini SMA YPPGI Sentani memiliki jumlah siswa sekitar 320 orang setelah menerima sekitar 90 siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027.
“Peningkatan jumlah siswa ini kami lihat sebagai tanda masyarakat mulai percaya terhadap SMA YPPGI Sentani. Target kami tahun depan bisa menjangkau 400 hingga 500 siswa,” ujarnya.
Selain meningkatkan mutu pendidikan, sekolah juga menerapkan disiplin belajar yang lebih baik. Kegiatan belajar mengajar kini berlangsung hingga pukul 14.30 Waktu Papua (WP) dengan semua mata pelajaran ada gurunya.
Selain itu, kata dia, peningkatan mutu pendidikan tidak akan berhasil tanpa dukungan orang tua. Namun tingkat kehadiran orang tua dalam pertemuan sekolah dinilai masih rendah, padahal peran keluarga sangat menentukan keberhasilan pendidikan seorang anak.
“Kalau hanya sekolah saja tentu tidak bisa. Pendidikan harus didukung orang tua sejak anak di rumah,” ujarnya.
Ia mengimbau para orang tua memastikan anaknya disiplin belajar, melengkapi kebutuhan sekolah seperti seragam dan perlengkapan belajar, serta memantau interaksinya di luar lingkungan sekolah.
Kini SMA YPPGI Sentani memiliki 19 guru yang sebagian besar berstatus pegawai negeri sipil dan memiliki sertifikat mengajar. Namun sekolah masih membutuhkan tambahan guru untuk mata pelajaran Matematika dan Pendidikan Agama.
Pihak sekolah menargetkan SMA YPPGI Sentani bisa meraih akreditasi A dalam lima tahun ke depan agar lulusan sekolah memiliki daya saing yang lebih tinggi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan YPPGI Sentani, Fetri Wuryandari, mengatakan peningkatan akreditasi ini merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh warga sekolah dalam memenuhi berbagai indikator penilaian asesor mulai dari administrasi, pelaksanaan program hingga dokumentasi kegiatan.
“Alhamdulillah kita mendapatkan hasil yang lebih baik dari sebelumnya. Saya rasa akreditasi sekolah sangat membantu meningkatkan mutu sekolah dan menjadi penilaian masyarakat terhadap sekolah,” kata Fetri.
Menurut Fetri, akreditasi bukan sekedar penilaian administratif, namun menjadi tolak ukur mutu pendidikan yang harus dipertanggungjawabkan oleh sekolah.
Oleh karena itu, seluruh program yang direncanakan dilaksanakan dan didokumentasikan sebagai bagian dari upaya menjaga mutu pendidikan.
Dikatakannya, hasil akreditasi juga memberikan manfaat bagi mahasiswa karena menjadi salah satu bahan pertimbangan ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
SMA YPPGI Sentani juga berkomitmen untuk menjaga bahkan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan agar mampu memenuhi harapan masyarakat dan menghasilkan lulusan yang berdaya saing.
Postingan SMA YPPGI Sentani kini berstatus akreditasi B pertama kali muncul di RakyatPos.id Papua.
















