Perjuangan Mulia, Bocah Sikundo mempertaruhkan nyawanya melintasi jembatan kabel untuk pergi ke sekolah dan bermain

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Bangsawan, seorang siswa sekolah dasar di Gampong Sikundo, harus mempertaruhkan nyawanya setiap hari melintasi jembatan tali kabel yang ekstrim untuk pergi ke sekolah.
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Sarana pendidikan dipindahkan ke Dusun Durian setelah banjir bandang merusak gedung sekolah dan jembatan gantung.
  • Jembatan tali hanya terdiri dari dua kabel yang membentang di atas sungai yang deras.
  • Warga dan pelajar berharap Presiden Prabowo Subianto membangun jembatan permanen akses pendidikan yang aman.

Laporan Jurnalis Serambi Indonesia, Sa'dul Bahri | Aceh Barat

RakyatPos.id, MEULABOH – Bagi sebagian anak, perjalanan ke sekolah merupakan rutinitas biasa. Namun bagi Bangsawan, siswa kelas VI SD Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, setiap perjalanan menuju tempat belajar membutuhkan mempertaruhkan nyawa untuk mengatasi tantangan yang tidak biasa.

Sehari-harinya, bocah yang akrab disapa Awan ini harus mempertaruhkan nyawanya melintasi jembatan tali yang terbuat dari kabel untuk menuju Dusun Durian.

Jembatan sederhana ini merupakan satu-satunya akses penghubung antara Dusun Salah Sare dan Dusun Durian di Gampong Sikundo.

Jembatan itu hanya terdiri dari dua kabel. Satu kabel berfungsi sebagai pijakan kaki, sedangkan kabel lainnya berfungsi sebagai pegangan tangan. Di bawahnya mengalir sungai yang cukup deras dan dalam.

Setiap pagi, Awan mengenakan seragam sekolah dan menunggu ibunya berangkat bersamanya ke tempat belajar yang kini dipusatkan di Aula Polindes Dusun Durian.

Meski kondisi jembatan tersebut terlihat berbahaya bagi orang yang baru melihatnya, Awan mengaku sudah terbiasa melintasinya.

Bahkan, jembatan tersebut masih ia gunakan saat bermain bersama teman-temannya di Dusun Durian.

“Pertama kali naik jembatan tali agak takut, tapi sebagai orang di sini sekarang saya tidak takut lagi karena sudah diajari,” kata Awan.

Menurut Awan, jembatan tali sudah menjadi bagian kesehariannya.

Selain digunakan untuk bersekolah, jembatan tersebut juga menjadi jalur anak-anak bermain dan berinteraksi dengan teman-teman di dusun seberang.

Baca juga: Jembatan gantung di Sikundo hanya bertahan 1 tahun, warga kembali mengandalkan tali untuk menyeberang

Sebelumnya, Awan tidak perlu melewati jembatan tali untuk menuju sekolah karena gedung SD Sikundo masih berada di Dusun Salah Sare.

Namun kondisi berubah pasca bencana banjir bandang yang merusak sejumlah fasilitas, termasuk jembatan gantung yang sebelumnya digunakan warga.

Alhasil, proses belajar mengajar dipindahkan ke Aula Polindes Dusun Durian karena mayoritas siswanya tinggal di kawasan tersebut.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kehadiran Bobon Santoso dan Pangdam Cenderawasih dinilai bisa menjadi pengalih perhatian
Keputusan Sony untuk membuang cakram tidak bisa dihindari, menurut data
Kejaksaan Agung membuka peluang penangkapan paksa Febrie Adriansyah
Eksekutif Nassau County Bruce Blakeman membela penggunaan iklan kampanye yang dibuat oleh AI; Gubernur Hochul menyebutnya berbohong
Kadisdikbud Papua Tengah: KPG Ciptakan Guru Berkualitas
Berkas Kasus Klaster Jokowi Kurnia Tri Cs Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Banda Aceh terpuruk, Aceh Tamiang terpuruk, Langsa dan Lhokseumawe stabil
Pemerintah dinilai vakum, warga Nduga mengancam akan menutup akses transportasi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:42 WIB

Kehadiran Bobon Santoso dan Pangdam Cenderawasih dinilai bisa menjadi pengalih perhatian

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:31 WIB

Keputusan Sony untuk membuang cakram tidak bisa dihindari, menurut data

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:15 WIB

Kejaksaan Agung membuka peluang penangkapan paksa Febrie Adriansyah

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

Eksekutif Nassau County Bruce Blakeman membela penggunaan iklan kampanye yang dibuat oleh AI; Gubernur Hochul menyebutnya berbohong

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:40 WIB

Perjuangan Mulia, Bocah Sikundo mempertaruhkan nyawanya melintasi jembatan kabel untuk pergi ke sekolah dan bermain

Berita Terbaru