RakyatPos.id – Grup Media Tempo Kembali menjadi perbincangan publik setelah surat undangan pertemuan tawaran kerja sama kepada Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota, viral. Melangkah Grup Media Tempo Menjadi sorotan karena tawaran itu datang di tengah gencarnya pemberitaan Tempo terkait kritik terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Agrinas Pangan Nusantara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Surat itu sendiri ditandatangani langsung oleh Direktur Utama (CEO) PT Info Media Digital atau Tempo Digital Wahyu Dhyatmika tertanggal 7 Juli 2026. Dalam surat itu Grup Media Tempo meminta jadwal audiensi dengan Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota pada Selasa (14/7/2026).
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota mengaku tak henti-hentinya memikirkan munculnya tawaran kolaborasi dari Tempo dalam sebuah konsep advertorial di tengah gencarnya pemberitaan kritis tentang Koperasi Desa Merah Putih dan Agrinas.
“Jujur saya kecewa. Saya sedih, saya sedih,” kata Joao Mota, Kamis (23/7/2026).
Lebih lanjut, Joao mengaku terkejut setelah mendapat surat tersebut Grup Media Tempo mengenai tawaran kerjasama. Ia tidak menyangka akan menerima surat tawaran kerja sama darinya Grup Media Tempo.
“Saya kecewa karena Media Tempo yang selalu saya banggakan dan hormati. Menurut saya, mempertahankan independensi itu mahal. “Jadi ini preseden buruk,” ujarnya lagi.
Temponya mantap, multitaskingnya setingkat dewa. Tangan kiri mengetik investigasi tajam untuk mengungkap luka Agrinas, tangan kanan mengirimkan surat menawarkan program komunikasi strategis.
Kok panas banget pas digoreng, proposal bisnisnya masuk?
Itu tidak profesional… pic.twitter.com/GNGrmTFf2W— Cakrawalá Nusantará (@Urrangawak) 23 Juli 2026
Diketahui, dua tahun lalu Tempo juga mengirimkan surat serupa ke Kementerian Komunikasi dan Informatika saat dipimpin Budi Arie Setiadi. Hal itu terjadi pada 20 September 2024, Tempo mengirimkan surat kepada Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria untuk membahas sosialisasi capaian kabinet Indonesia Maju.
Tiga pekan kemudian, tepatnya 10 Oktober 2024, surat serupa dikirimkan ke Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Prabunindya Revta. Revolusi kali ini menyoroti capaian kinerja Ditjen IKP.
Wakil Pemimpin Redaksi Tempo Bagja Hidayat saat itu menjelaskan, surat tersebut merupakan tindak lanjut dari tawaran lisan Kominfo untuk memproduksi berita berbayar tentang pencapaian 10 tahun Presiden Jokowi.
















