Ringkasan Berita:
- Kajian Dakwah dibuka langsung Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal, Kamis (16/7/2026) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Kegiatan yang menghadirkan khotbah Ustaz Fakhruddin Lahmuddin ini merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali penyebaran Islam.
- Wali Kota Banda Aceh mengaku senang melihat antusiasme jamaah yang memenuhi pendopo untuk mengikuti kajian dakwah.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
RakyatPos.id, BANDA ACEH – Suasana Pendopo Wali Kota Banda Aceh yang biasa digunakan untuk pertemuan pemerintahan dan penerimaan tamu, berubah menjadi ajang silaturahmi pada acara Kajian Dakwah yang dibuka langsung Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, Kamis (16/7/2026) malam.
Kegiatan yang menghadirkan khutbah Ustaz Fakhruddin Lahmuddin ini merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali dakwah Islam sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Banda Aceh mengaku senang melihat antusiasme jamaah yang memenuhi pendopo untuk mengikuti kajian dakwah. Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya berlangsung satu kali saja, melainkan bisa menjadi agenda rutin yang dihadiri berbagai kalangan, mulai dari ASN, tokoh agama, hingga generasi muda.
“Kegiatan ini tidak hanya berlangsung satu kali saja, namun sudah menjadi agenda rutin yang diikuti oleh seluruh elemen masyarakat mulai dari ASN, tokoh agama, hingga generasi muda, dengan kesamaan niat untuk menambah ilmu dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” kata Illiza.
Baca juga: Banda Aceh Hasilkan Sampah Hingga 250 Ton/Hari, Illiza Dorong Prinsip Ini Saat Buka Sosialisasi WCP
Menurutnya, di tengah kesibukan dan perkembangan kehidupan yang semakin pesat, masyarakat perlu meluangkan waktu untuk menguatkan keimanan dan memperkaya ilmu agama melalui majelis ilmu pengetahuan.
Illiza berpesan, kota yang baik lahir dari masyarakat yang baik, yaitu masyarakat yang gemar belajar, menjaga moral, dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini, kata dia, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mewujudkan Banda Aceh sebagai kota yang religius dan bermartabat.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh Alimsyah mengatakan, Kajian Dakwah Pendopo ini akan dilaksanakan secara rutin setiap minggunya dengan sasaran peserta yang berbeda-beda.
Menurut dia, kegiatan ini akan melibatkan pejabat struktural, staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ibu-ibu majelis taklim, dan anggota Dharma Wanita PBB. “Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan wawasan keagamaan dan mewujudkan silaturahmi antar sesama warga negara dan aparatur sipil negara,” pungkas Alimsyah.

















