10.000 Warga Iran Kehabisan Air Minum Setelah Serangan AS Hantam Pabrik Air, 20 Desa Lumpuh

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Menurut laporan kantor berita Tasnim, serangan tersebut menghancurkan stasiun pompa air laut dan gardu listrik yang merupakan sumber utama pasokan air minum bagi desa-desa di wilayah tersebut.
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • CEO Perusahaan Air dan Air Limbah Hormozgan Hamzeh Pour mengatakan dampak serangan itu sangat serius.

RakyatPos.id – Sekitar 10.000 penduduk di 20 desa pesisir Iran dilaporkan mengalami krisis air bersih setelah serangan militer Amerika Serikat menghantam fasilitas desalinasi di wilayah Jask, Provinsi Hormozgan.

Menurut laporan kantor berita Tasnim, serangan tersebut menghancurkan stasiun pompa air laut dan gardu listrik yang merupakan sumber utama pasokan air minum bagi desa-desa di wilayah tersebut.

CEO Perusahaan Air dan Air Limbah Hormozgan Hamzeh Pour mengatakan dampak serangan itu sangat serius.

Pasokan air minum ke 20 desa yang berpenduduk sekitar 10.000 jiwa terganggu total, katanya, seperti dikutip Tasnim.

Baca juga: AS Membombardir Iran Tanpa Henti, Jembatan, Listrik, dan Gudang Senjata Menjadi Sasaran

Pour mengutuk serangan itu sebagai “serangkaian kejahatan dan serangan teroris”, dan mengatakan seluruh sistem pompa dan trafo listrik di pabrik desalinasi Bunji hancur total.

“Desa-desa ini sekarang menghadapi kekurangan air yang parah,” katanya.

Fasilitas Air Menjadi Sasaran

Media Iran melaporkan bahwa rudal AS menghantam pompa air di dermaga di Desa Bunji, Distrik Jask, sehingga memutus distribusi air minum ke sejumlah pemukiman di pantai selatan Iran.

Seorang pejabat Pemerintah Provinsi Hormozgan mengatakan tim teknis sedang melakukan penilaian kerusakan dan berupaya memulihkan pasokan air bagi warga yang terkena dampak.

“Kami sedang menilai tingkat kerusakan dan mencoba memulihkan layanan air minum di daerah-daerah yang terputus akibat serangan tadi malam,” katanya kepada kantor berita Mehr.

Jembatan Strategis Juga Rusak

Selain menyerang kawasan Jask, kantor berita Tasnim juga memberitakan bahwa militer AS melancarkan serangan di jalur Bandar Abbas-Rudan.

Dua jembatan di jalur transportasi penting ini dilaporkan mengalami kerusakan parah. Media Iran menyebutkan serangan itu juga menyebabkan sejumlah warga sipil tewas dan beberapa lainnya terluka, meski belum ada rincian resmi mengenai jumlah korban.

IRGC Ancam Balasan

Di tengah meningkatnya ketegangan, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeluarkan peringatan kepada negara-negara yang menampung pangkalan militer Amerika Serikat.

Menurut Tasnim, IRGC meminta negara-negara tersebut mengaktifkan sistem pertahanan sipil untuk melindungi warganya karena wilayah mereka disebut-sebut digunakan sebagai titik peluncuran serangan terhadap Iran.

IRGC juga mengklaim telah melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal terhadap fasilitas militer AS di Kuwait, termasuk Kamp Arifjan dan Pangkalan Udara Ali Al Salem.

Militer Iran mengakui serangan itu menghantam pusat logistik, menonaktifkan sistem radar, dan merusak hanggar pemeliharaan senjata serta fasilitas drone di pangkalan tersebut. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi independen atau tanggapan resmi dari Amerika Serikat terkait klaim tersebut.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Gempa M 7.1 Guncang Kumamoto Jepang, Mall Runtuh dan Banyak Orang Diduga Terjebak
Oman Usulkan Pengelolaan Selat Hormuz Mirip Selat Malaka, Iran Diminta Berbagi Kendali
IMPW Ekspresikan Sikap Terhadap Konflik yang Berulang di Jayawijaya
Tak Seviral Anak Diduga Maling, Kondisi Anak Satpam yang Tewas di Waduk Jatiluhur Kurang Normal
Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!
Sedang menikmati Nyabu, pelaku perampokan di Bireuen ditangkap polisi di rumahnya
Sengketa Papua Barat: Asal Usulnya
Bagaimana Saya Mendesain Ulang Kamar Tidur Saya dengan AI — Sebelum Menghabiskan Satu Sen untuk Perabotan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:35 WIB

Gempa M 7.1 Guncang Kumamoto Jepang, Mall Runtuh dan Banyak Orang Diduga Terjebak

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Oman Usulkan Pengelolaan Selat Hormuz Mirip Selat Malaka, Iran Diminta Berbagi Kendali

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:56 WIB

IMPW Ekspresikan Sikap Terhadap Konflik yang Berulang di Jayawijaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:46 WIB

Tak Seviral Anak Diduga Maling, Kondisi Anak Satpam yang Tewas di Waduk Jatiluhur Kurang Normal

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:36 WIB

Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!

Berita Terbaru

HEADLINE

Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:36 WIB