Pemimpin oposisi Israel mendesak Iran untuk 'memperhatikan baik-baik' Venezuela

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemimpin oposisi Israel mendesak para pemimpin Iran untuk “memperhatikan dengan cermat apa yang terjadi di Venezuela” yang tampaknya merupakan ancaman pergantian rezim dengan kekerasan.

Yair Lapid melontarkan komentar tersebut dalam postingan singkat di X setelah Amerika Serikat melancarkan serangan ke Venezuela dan mengatakan telah menangkap Presiden Nicolas Maduro.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataannya muncul ketika para pejabat dan politisi di seluruh dunia mengutuk operasi AS di negara kaya minyak di Amerika Selatan itu sebagai pelanggaran hukum internasional.

Iran, sekutu Venezuela, merupakan salah satu negara pertama yang mengecam AS karena “pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan nasional dan integritas teritorial (Venezuela)”.

“Serangan militer AS terhadap Venezuela jelas merupakan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip dasar Piagam PBB dan aturan dasar hukum internasional,” kata Kementerian Luar Negeri Iran.

Buletin MEE baru: Pengiriman Yerusalem

Daftar untuk mendapatkan wawasan dan analisis terbaru
Israel-Palestina, bersama Turkey Unpacked dan buletin MEE lainnya

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa agresi militer AS dapat menimbulkan konsekuensi di seluruh dunia, dan menggarisbawahi “hak bawaan Venezuela untuk mempertahankan kedaulatan nasional, integritas teritorial, dan hak untuk menentukan nasib sendiri”.

Israel menyambut baik pencopotan Maduro.

“Israel menyambut baik pemecatan diktator yang memimpin jaringan narkoba dan teror dan harapan untuk kembalinya demokrasi di negara ini dan hubungan persahabatan antar negara,” kata Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar pada X.

Trump mengancam Iran

Pada hari Jumat, Trump mengancam intervensi AS di Iran setelah protes meletus atas krisis biaya hidup.

“Jika Iran menembak dan membunuh pengunjuk rasa damai dengan kekerasan, yang merupakan kebiasaan mereka, Amerika Serikat akan datang menyelamatkan mereka,” katanya.

“Kami sudah terkunci, terisi, dan siap berangkat.”

'Terkunci dan terisi': Trump mengancam Iran atas kematian pengunjuk rasa

Baca selengkapnya ”

Ali Larijani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menanggapi X: “Trump harus tahu bahwa intervensi AS dalam masalah dalam negeri sama dengan kekacauan di seluruh kawasan dan hancurnya kepentingan AS,” kemungkinan besar mengacu pada pangkalan militer AS di kawasan yang bisa menjadi sasaran Teheran seperti yang terjadi tahun lalu di Qatar.

Awal pekan ini, Trump mengatakan “bahwa Iran sedang mencoba membangun kembali kekuatan” setelah AS mengebom situs nuklirnya pada bulan Juni dalam serangan Israel yang berlangsung selama 12 hari di negara tersebut.

“Jika ya, kita harus menjatuhkan mereka… Kita akan menjatuhkan mereka sepenuhnya,” kata Trump.

“Tapi mudah-mudahan hal itu tidak terjadi. Saya dengar Iran ingin membuat kesepakatan. Kalau mereka ingin membuat kesepakatan, itu jauh lebih cerdas,” tambahnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang bertemu Trump awal pekan ini di AS, menegaskan dalam wawancara dengan media Amerika bahwa ia mengajukan alasan untuk melakukan tindakan militer baru terhadap Iran dan mencari dukungan AS.

“Mereka mengerahkan kekuatan mereka ke mana-mana, mengekspor terorisme tidak hanya ke seluruh Timur Tengah, tapi juga ke Venezuela,” kata Netanyahu kepada saluran TV Newsmax yang didukung Trump.

“Mereka bersekongkol dengan rezim Maduro,” katanya.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Cuaca Meulaboh Seharian Berawan, BMKG Ingatkan Nelayan Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter
MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat
KPK Selidiki Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli
Syekh dan Ketua Kelompok Menerima Penghargaan di Pertunjukan Budaya Duel Besar Rapai Pase ke-50
Suku Sempan: Masyarakat Bumi Amungsa yang Terlupakan
Tiba-tiba Mundur, Ini Kasus Korupsi CSR BI-OJK yang Disebut Perry Warjiyo
Netanyahu mengakui serangan AS belum sepenuhnya menghancurkan program nuklir Iran
Bentrokan maut di Tambak Matraman, satu orang tewas, sepeda motor dan rumah semi permanen terbakar

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:23 WIB

Cuaca Meulaboh Seharian Berawan, BMKG Ingatkan Nelayan Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat

Senin, 27 Juli 2026 - 10:45 WIB

KPK Selidiki Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 - 09:57 WIB

Suku Sempan: Masyarakat Bumi Amungsa yang Terlupakan

Senin, 27 Juli 2026 - 09:29 WIB

Tiba-tiba Mundur, Ini Kasus Korupsi CSR BI-OJK yang Disebut Perry Warjiyo

Berita Terbaru

HEADLINE

gelar studi anggota LCDLF 2026- Grupo Milenio

Senin, 27 Jul 2026 - 11:11 WIB

HEADLINE

MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat

Senin, 27 Jul 2026 - 11:06 WIB

HEADLINE

Gema Garoa berduka atas kematian ayahnya

Senin, 27 Jul 2026 - 10:34 WIB