RakyatPos.id – Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Rabu 7 Januari 2026 dengan tuduhan pencemaran nama baik dan pencemaran nama baik. Laporan tersebut disampaikan oleh Rizki Abdul Rahman Wahid selaku Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.
Laporan yang disampaikan disertai dengan bukti-bukti terkait materi yang disampaikan dalam tayangan Mens Rea di salah satu platform. Pelapor menilai materi yang disampaikan Pandji Pragiwaksono dinilai fitnah dan menimbulkan keributan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami melaporkan suatu kasus menurut pendapat kami, dia merendahkan, memfitnah dan cenderung membuat gaduh di ruang media dan memecah belah bangsa sehingga menimbulkan keresahan khususnya bagi kami sebagai pemuda NU dan teman-teman sebagai aliansi pemuda Muhammadiyah,” kata Rizki Abdul Rahman Wahid di Polda Metro Jaya.
Ia menambahkan, dalam laporannya ke Polda Metro Jaya, yang dilaporkan hanya satu orang. Sosoknya merupakan seorang stand up comedian berinisial P yang namanya tengah ramai diperbincangkan.
“Satu orang (kabarnya), artis stand up comedian yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan, berinisial P,” ujarnya.
Sebagai informasi, Pandji Pragiwaksono dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea membahas tentang pertambangan yang dikelola oleh organisasi masyarakat Islam (Ormas) yakni NU dan Muhammadiyah.
Berikut isi materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang membahas tentang pertambangan dan ormas Islam.
“Ada yang paham politik retribusi? Saya kasih sesuatu, tapi bapak kasih lebih. Menurut Anda kenapa NU dan Muhammadiyah bisa ngurus pertambangan? Kenapa menurut Anda begitu?” Pandji bertanya kepada penonton yang datang langsung ke acaranya.
“Karena disuruh pilih, aku kasih yang kamu suka, berbahagialah. Ormas yang mengurus pertambangan? Senang, Selesai. Adilnya, sebenarnya bukan hanya ormas Islam saja, semua ormas keagamaan yang menawarkan, tapi agama lain menolak,” imbuhnya.
Pandji melanjutkan, “Ormas Islam, Alhamdulillah rejeki untuk anak-anak shaleh, kalau ditolak pasti karena saya tekun berdoa, rejeki untuk anak-anak shaleh. Ambillah guys.”
Dalam acara tersebut, Pandji juga mengungkapkan, “Saya dengar HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) menolak. HKBP bilang, mohon maaf, ribet banget urus laporannya, apalagi urus tambangnya. Capek!
















