RakyatPos.id – – Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap momen dirinya dilanda reshuffle kabinet pada Senin (14/9/2026). Menurut dia, kabar pencopotan dirinya langsung disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi melalui telepon.
Pak Prasetyo (Sekretaris Negara), kata Purbaya usai menghadiri prosesi serah terima (sertijab) kepada Suahasil Nazara di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Selasa (15/9/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Purbaya mengaku sudah mempertimbangkan kemungkinan pergeseran jabatan Menteri Keuangan. Namun kepastian keputusan tersebut baru ia dapatkan setelah mendapat panggilan telepon.
“Iya sudah kita hitung. Kira-kira 50-50. Tapi saat itu kita baru tahu,” ujarnya.
Saat ditanya soal rumor pencopotannya terkait langkah tegas perombakan ratusan pejabat pajak dan bea cukai, Purbaya membenarkan hal itu menjadi salah satu pertimbangannya. Namun, dia juga menegaskan, keputusan mengenai pergantian menteri merupakan hak penuh Presiden.
“Ada sebagian. (Bagian lainnya) hak prerogratif presiden, kita ikuti saja,” kata Purbaya.
Ungkap Arahan Prabowo: APBN Fokus Dukung Program Prioritas Pemerintah
Mantan Ketua DK LPS ini juga menepis spekulasi adanya benturan kebijakan dengan pemerintah pusat selama menjabat Menteri Keuangan.
Menurut dia, seluruh kebijakan fiskal yang diterapkan selama kurang lebih satu tahun tetap mengikuti arahan Presiden.
“Tidak ada. Kebijakan kita mengikuti semua kebijakan presiden. Itu aman,” ujarnya.
Purbaya pun menanggapi isu tawaran jabatan menteri lainnya, termasuk Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Ia menegaskan, dirinya tak berniat kembali masuk kabinet setelah dicopot dari jabatan Menteri Keuangan.
“Tidak, saya baru dipecat ketika saya menjadi menteri lagi, bagaimana menurut Anda,” candanya.
“(Soal tawaran Menko PMK) siapa bilang? Saya tidak tahu. Saya sudah pensiun, cukup. Awalnya saya pensiun di LPS. Di LPS saya juga mau pensiun. Kami mau membantu sebentar, cukup setahun. Itu saja,” tambah Purbaya.
Usai meninggalkan jabatan publik, Purbaya mengaku ingin menikmati masa pensiun dengan menekuni hobinya di rumah. Ia berencana memelihara ikan, ikan, serta kembali ke dunia pasar keuangan.
“Mau pulang. Mau pelihara ikan di belakang rumah, ikan tiap hari,” ucapnya.
Purbaya juga mengatakan, aktivitas sebagai pedagang merupakan keahlian yang telah ditekuninya sejak lama. Ia bahkan mengaku mengajarkan keterampilan tersebut kepada anak-anaknya.
“(Soal jadi pedagang) itu dari dulu keahlian saya, saya ajarkan ke anak saya. Dia punya uang banyak, uangnya ratusan miliar,” ujarnya.
Sementara itu, ia mengaku lega setelah proses transisi kepemimpinan di Kementerian Keuangan rampung. Ia berharap bisa kembali beristirahat dengan tenang setelah semalaman penuh memikirkan posisinya.
“Malam ini. Malam ini aku bisa tidur dengan tenang. Tadi malam aku masih memikirkannya, jadi agak sulit untuk tidur. Tapi aku yakin besok akan tenang, aman,” pungkas Purbaya.



















