RakyatPos.id -Masyarakat diimbau tidak kehilangan fokus dalam mengawal penanganan kasus dugaan korupsi dan pencucian uang (TPPU) yang melibatkan mantan Jaksa Agung Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Imbauan tersebut disampaikan Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari) 98, Willy Prakarsa di tengah banyaknya persoalan nasional yang muncul belakangan ini, mulai dari pergantian kursi Menteri Keuangan hingga operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masyarakat harusnya fokus pada kasus mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Jadi jangan terkecoh dengan isu lain, kata Willy dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 16 September 2026.
Para aktivis 98 ini merasakan potensi pengalihan isu di balik munculnya serangkaian peristiwa besar yang terjadi secara bersamaan.
“Saya menduga mungkin proses pergantian Menteri Keuangan Purbaya dan penangkapan 17 orang oleh KPK merupakan upaya mengalihkan isu agar tidak fokus pada kasus Febrie Adriansyah,” ujarnya.
Willy menilai kasus eks Jampidsus sangat penting untuk diawasi hingga tuntas. Febrie sebelumnya diperiksa Tim 9 Kejaksaan Agung sebagai tersangka penyidikan dugaan korupsi dan TPPU terkait penanganan kasus PT ASABRI dan PT Asuransi Jiwasraya.
Tak hanya itu, Willy juga menyoroti kemiripan fisik antara barang bukti uang tunai yang disita KPK dengan Kejagung.
“Saya menduga mungkin uang yang disita KPK itu dari Kejagung, karena bungkusannya sama. Ini dugaan saya, karena saya lihat bungkusannya sama,” kata Willy.
Oleh karena itu, Willy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap konsisten mengawal proses hukum kasus ini agar seluruh pihak yang terlibat dapat diproses dengan tegas.
Jangan sampai kita terkecoh. Biarkan seluruh elemen masyarakat tetap fokus memantau kasus Febrie Adriansyah agar dihukum seberat-beratnya, dan semua pihak yang terlibat ditindak tegas, pungkas Willy.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency



















