RakyatPos.id – Longsor di tambang emas di kawasan Zamboï, Republik Afrika Tengah (CAR), Selasa (18/8/2026), menewaskan lebih dari 100 orang.
Rekaman video ambruknya tanah hingga menimpa ratusan pekerja pertambangan beredar di media sosial. Video memperlihatkan lereng bukit pertambangan dekat perbatasan dengan Kamerun ambruk hingga menimpa kerumunan orang di lokasi. Di saat yang sama, banyak orang lainnya yang berlari menyelamatkan diri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Walikota Garoua-Boulaï, Adamou Abdon, mengatakan kepada BBC bahwa insiden itu terjadi pada sore hari. Hingga saat ini tim SAR masih mencari korban hilang. Sejauh ini 107 jenazah telah dievakuasi dari tempat pembuangan sampah.
Abdon melanjutkan, belum diketahui secara pasti apa pemicu terjadinya longsor tersebut.
Gubernur Provinsi Timur Kamerun Gregoire Mvongo mengatakan setidaknya tiga korban tewas adalah warga negaranya.
Para korban yang selamat dibawa ke rumah sakit di Baboua, sekitar 50 km dari tambang.
Pihak berwenang membuka penyelidikan untuk mengungkap penyebab tanah longsor.
Sementara itu, Kejaksaan Baboua menyatakan, ambruknya beberapa terowongan bawah tanah tempat para penambang beroperasi diduga menjadi pemicunya.
Artisanal, sebuah metode penambangan padat karya, merupakan sumber pendapatan utama Republik Afrika Tengah



















