Ringkasan Berita:
- Danyon TP 958/Rangkong Meukuree Abdya Mayor Inf Rocky Maracilu memberikan khutbah di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Blangpidie, Rabu (19/8/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Sebelum menyampaikan tausiah, ia menjadi pemimpin salat Dzuhur yang diikuti pegawai dan warga binaan Lapas Kelas IIB Blangpidie.
- Kehadiran Danyon TP dalam kegiatan keagamaan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pengembangan kepribadian serta membangun kedekatan dan kepedulian terhadap proses pembinaan warga binaan di Lapas setempat.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
RakyatPos.id, BLANGPIDIE – Komandan Batalyon Pembangunan Teritorial (Danyon TP) 958/Rangkong Meukuree Aceh Barat Daya (Abdya), Mayor Inf Rocky Maracilu, memberikan tausiah di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Blangpidie, Rabu (19/8/2026).
Sebelum menyampaikan tausiah, ia menjadi pemimpin salat Dzuhur yang diikuti pegawai dan warga binaan Lapas Kelas IIB Blangpidie.
Kehadiran Danyon TP dalam kegiatan keagamaan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pengembangan kepribadian serta membangun kedekatan dan kepedulian terhadap proses pembinaan warga binaan di Lapas setempat.
Baca juga: Bupati Abdya Makan Siang Bersama Petugas Kebersihan, Beri Bonus dan Kenaikan Gaji
Dalam khotbahnya, Rocky menyampaikan pesan keagamaan dan motivasi agar para warga binaan memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, menguatkan keimanan, dan mempersiapkan diri menjadi individu yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat.
“Setiap orang mempunyai kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Jadikan masa saat ini sebagai kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbaiki diri, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali bermasyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Blangpidie Iwan Setiawan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Danyon TP dan kepeduliannya terhadap pengembangan keagamaan di Lapas.
“Kegiatan seperti ini memberikan penguatan positif bagi para warga binaan. Kami berharap nilai-nilai keagamaan yang disampaikan dapat menjadi motivasi dalam menjalani proses pembinaan dan membangun perubahan yang lebih baik,” kata Iwan.
Ia mengatakan, pembinaan keagamaan yang berkesinambungan diharapkan dapat menjadi salah satu landasan dalam membentuk sikap dan karakter warga binaan selama masa pelatihan.




















