Negosiasi Gagal, AS Siap Melancarkan Aksi Militer Besar-besaran terhadap Iran

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Dalam wawancara dengan stasiun televisi Israel Channel 12 pada hari Senin, Trump mengatakan pemerintahannya masih terlibat dalam pembicaraan intensif dengan Iran.
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Namun, ia menekankan bahwa opsi militer tetap ada jika diplomasi gagal membuahkan hasil.

RakyatPos.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengeluarkan peringatan keras kepada Iran. Dia menekankan bahwa Washington siap melancarkan aksi militer besar-besaran jika negosiasi dengan Teheran menemui jalan buntu.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Israel Channel 12 pada hari Senin, Trump mengatakan pemerintahannya masih terlibat dalam pembicaraan intensif dengan Iran. Namun, ia menekankan bahwa opsi militer tetap ada jika diplomasi gagal membuahkan hasil.

“Jika tidak berhasil, kami akan kembali melakukan aksi militer yang sangat kuat,” kata Trump.
Trump menilai peluang diplomasi masih terbuka, namun waktunya sangat terbatas.

“Proses ini harus dilakukan dengan cepat atau tidak sama sekali,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia yakin Iran sebenarnya ingin mencapai kesepakatan.

Trump juga membeberkan alasan penghentian serangan militer AS pada Jumat lalu. Menurut dia, keputusan itu diambil setelah ada permintaan dari sejumlah mediator daerah.

“Setiap orang yang berurusan dengan Iran mengatakan kepada saya, ‘Jangan tembak’,” tegas Trump.
Pernyataan itu disampaikan menjelang pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa.

Trump menegaskan akan membahas ancaman Iran dengan Netanyahu.

Baca juga: Amerika Serikat dalam Kondisi Sulit, Iran Tekankan Akan Menentukan Berakhirnya Konflik

“Saya akan berbicara dengan Bibi tentang fakta bahwa jika saya bukan presiden, Iran akan memiliki senjata nuklir sekarang dan Israel akan hancur,” katanya.

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran dengan alasan mencegah ancaman keamanan dan menghentikan program nuklir Teheran.

Pernyataan Trump juga muncul setelah media AS memberitakan adanya perbedaan pendapat di dalam pemerintahannya. Sejumlah pejabat senior, termasuk Wakil Presiden JD Vance, disebut-sebut mendorong Trump untuk menghindari eskalasi konflik karena terbatasnya pasokan amunisi dan potensi dampak perang yang lebih luas.

Namun Trump membantah kekhawatiran tersebut. Dalam wawancaranya dengan The Wall Street Journal, ia menegaskan Amerika Serikat memiliki cadangan amunisi yang jauh lebih besar dibandingkan negara lain.

“Kami mempunyai amunisi yang jauh lebih banyak dibandingkan siapa pun di dunia, bahkan lebih banyak dari yang kami perlukan,” katanya.

Sementara itu, Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz mengatakan Trump masih membuka ruang untuk solusi diplomatik. Menurutnya, komunikasi dengan Iran terus berlanjut di berbagai tingkatan.

Hubungan antara Washington dan Teheran mereda setelah Pakistan memediasi gencatan senjata pada bulan April, yang kemudian diikuti dengan penandatanganan nota kesepahaman pada bulan Juni sebagai dasar untuk melanjutkan perundingan perdamaian.

Namun ketegangan kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir akibat perselisihan pelayaran di Selat Hormuz, jalur strategis yang diblokir Iran selama konflik.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kalahkan 9.700 peserta lainnya, teknisi asal Aceh juarai AHM Technical Skill Contest
Mitch McConnell memberikan informasi terkini tentang kesehatan setelah musim gugur, dengan foto baru
Misteri Meninggalnya Sutrimo Karumga Febrie Adriansyah dan Penemuan Bantal Hijau
Malaysia Tegas Menolak Mengakui Israel, Mengabaikan Tekanan AS dan Tetap Mendukung Palestina
Kecelakaan e-bike Sheboygan menewaskan remaja berusia 14 tahun di daerah Beloit
Presenter TVRI Yanto yang hilang di Arfak Papua ditemukan tewas setelah 9 hari pencarian
Kumpulan Kalender SEC Hoops – Komodor Vanderbilt
Lu Yang Bubarkan FPI, Kini Teriak Amar Ma'ruf Nahi Munkar!

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:20 WIB

Kalahkan 9.700 peserta lainnya, teknisi asal Aceh juarai AHM Technical Skill Contest

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:11 WIB

Mitch McConnell memberikan informasi terkini tentang kesehatan setelah musim gugur, dengan foto baru

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:06 WIB

Misteri Meninggalnya Sutrimo Karumga Febrie Adriansyah dan Penemuan Bantal Hijau

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:42 WIB

Malaysia Tegas Menolak Mengakui Israel, Mengabaikan Tekanan AS dan Tetap Mendukung Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:40 WIB

Kecelakaan e-bike Sheboygan menewaskan remaja berusia 14 tahun di daerah Beloit

Berita Terbaru