Malaysia Tegas Menolak Mengakui Israel, Mengabaikan Tekanan AS dan Tetap Mendukung Palestina

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan menegaskan sikap tersebut bukanlah kebijakan baru. Menurutnya, Malaysia sudah lama konsisten tidak mengakui Israel dan terus mempertahankan prinsip ini di bawah pemerintahan mana pun.
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Hasan menjelaskan, Duta Besar Malaysia untuk Amerika Serikat, Muhammad Shahrul Ikram Yaakob, telah menyampaikan sikap resmi pemerintah Malaysia usai dipanggil Departemen Luar Negeri AS.

RakyatPos.id – Pemerintah Malaysia kembali menegaskan tidak akan mengakui Israel sebagai sebuah negara, meski mendapat tekanan dari Amerika Serikat (AS) dan tekanan dari sejumlah anggota Kongres AS untuk meninjau kembali hubungan keamanan dan ekonomi dengan Kuala Lumpur.

Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan menegaskan sikap tersebut bukanlah kebijakan baru. Menurutnya, Malaysia sudah lama konsisten tidak mengakui Israel dan terus mempertahankan prinsip ini di bawah pemerintahan mana pun.

Hasan menjelaskan, Duta Besar Malaysia untuk Amerika Serikat, Muhammad Shahrul Ikram Yaakob, telah menyampaikan sikap resmi pemerintah Malaysia usai dipanggil Departemen Luar Negeri AS.

Kebijakan Malaysia terhadap Israel bukanlah respons terhadap perkembangan terkini, melainkan kebijakan resmi yang telah lama menjadi landasan berdirinya negara tersebut, kata Hasan seperti dikutip kantor berita nasional Malaysia, Bernama.

Baca juga: Penjajah Israel Membakar Dua Masjid di Tepi Barat

“Itu selalu menjadi kebijakan Malaysia. Kebijakan imigrasi kami tidak mengakui Negara Israel atau rezim Zionis. Ini sudah lama menjadi posisi kami,” tambahnya.

Malaysia merupakan negara mayoritas Muslim yang saat ini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Selain itu, pemerintah Malaysia juga melarang pemegang paspor Israel memasuki wilayahnya sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Penegasan ini muncul setelah Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, pada 15 Juli lalu menegaskan kembali komitmen pemerintahnya untuk mempertahankan kebijakan tidak mengakui Israel.

Pernyataan Kuala Lumpur juga menunjukkan bahwa di tengah meningkatnya tekanan diplomatik dari Washington, Malaysia memilih untuk tetap berpegang pada kebijakan luar negerinya yang telah berlangsung puluhan tahun terkait konflik Israel-Palestina.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kalahkan 9.700 peserta lainnya, teknisi asal Aceh juarai AHM Technical Skill Contest
Mitch McConnell memberikan informasi terkini tentang kesehatan setelah musim gugur, dengan foto baru
Misteri Meninggalnya Sutrimo Karumga Febrie Adriansyah dan Penemuan Bantal Hijau
Kecelakaan e-bike Sheboygan menewaskan remaja berusia 14 tahun di daerah Beloit
Presenter TVRI Yanto yang hilang di Arfak Papua ditemukan tewas setelah 9 hari pencarian
Negosiasi Gagal, AS Siap Melancarkan Aksi Militer Besar-besaran terhadap Iran
Kumpulan Kalender SEC Hoops – Komodor Vanderbilt
Lu Yang Bubarkan FPI, Kini Teriak Amar Ma'ruf Nahi Munkar!

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:20 WIB

Kalahkan 9.700 peserta lainnya, teknisi asal Aceh juarai AHM Technical Skill Contest

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:11 WIB

Mitch McConnell memberikan informasi terkini tentang kesehatan setelah musim gugur, dengan foto baru

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:06 WIB

Misteri Meninggalnya Sutrimo Karumga Febrie Adriansyah dan Penemuan Bantal Hijau

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:42 WIB

Malaysia Tegas Menolak Mengakui Israel, Mengabaikan Tekanan AS dan Tetap Mendukung Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:40 WIB

Kecelakaan e-bike Sheboygan menewaskan remaja berusia 14 tahun di daerah Beloit

Berita Terbaru