Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Dalam pernyataannya, Ghalibaf menekankan prinsip “semua atau tidak sama sekali”.
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Menurutnya, jika Iran dilarang mengekspor minyak atau menjadi sasaran ancaman keamanan, maka negara-negara lain di kawasan tidak bisa mengharapkan ekspor energinya aman.

RakyatPos.id – Ketegangan antara Iran dan Amerika kembali meningkat. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengeluarkan peringatan keras bahwa keamanan kawasan Teluk tidak akan terjamin jika keamanan dan kepentingan Iran terus ditekan.

Dalam pernyataannya, Ghalibaf menekankan prinsip “semua atau tidak sama sekali”. Menurutnya, jika Iran dilarang mengekspor minyak atau menjadi sasaran ancaman keamanan, maka negara-negara lain di kawasan tidak bisa mengharapkan ekspor energinya aman.

“Di daerah di mana kami tidak menjual minyak, tidak ada yang akan menjual minyak. Jika keamanan kami tidak terjamin, maka tidak ada infrastruktur yang aman,” tegas Ghalibaf.
Ia juga menyatakan, situasi di Selat Hormuz tidak akan kembali seperti sebelum konflik, selama masih ada kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Baca juga: Pesawat yang Diduga Milik AS Dikabarkan Jatuh di Pulau Qeshm, Iran

Pernyataan ini menegaskan posisi Teheran bahwa keamanan di kawasan Teluk adalah satu kesatuan. Iran menilai segala upaya untuk membatasi ekspor minyaknya, menerapkan blokade, atau melancarkan serangan militer akan berdampak lebih luas terhadap stabilitas kawasan.

Peringatan itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan meningkatkan serangan terhadap Iran menyusul insiden yang melibatkan pelayaran di Selat Hormuz.

Trump menekankan bahwa setiap serangan Iran terhadap kapal yang menggunakan rudal, drone, atau senjata lainnya akan dibalas dengan serangan terhadap infrastruktur penting Iran, termasuk jembatan dan pembangkit listrik.

Ancaman ini disampaikan pasca tewasnya personel militer AS dalam serangkaian konflik regional. Trump menegaskan pemerintahannya akan memberikan respons yang kuat dan mengatakan keputusan tersebut tidak dipengaruhi oleh pertimbangan politik dalam negeri.

Sebagai tanggapan, Iran memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap infrastruktur negaranya akan dibalas dengan serangan terhadap fasilitas dan infrastruktur energi yang terkait dengan Amerika Serikat di kawasan Teluk, terutama di negara-negara di mana pangkalan militer AS berada.

Ketegangan juga meningkat di Selat Hormuz, jalur pelayaran yang merupakan salah satu jalur ekspor minyak terpenting dunia. Iran terus meningkatkan tekanan terhadap pelayaran di wilayah tersebut, sementara Washington berkomitmen untuk menjaga kebebasan navigasi.

Pada saat yang sama, krisis menyebar ke Laut Merah setelah kelompok Houthi Yaman, yang bersekutu dengan Iran, mengumumkan blokade maritim terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Arab Saudi. Langkah tersebut menimbulkan kekhawatiran baru mengenai jalur ekspor energi melalui Laut Merah, yang semakin diandalkan Riyadh belakangan ini.

Meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz dan Laut Merah memicu kekhawatiran pasar global. Gangguan terhadap dua jalur pelayaran strategis ini berpotensi mempengaruhi pasokan energi dunia, mendongkrak harga minyak, meningkatkan biaya pelayaran, dan meningkatkan risiko ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

gelar studi anggota LCDLF 2026- Grupo Milenio
MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat
KPK Selidiki Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli
Gema Garoa berduka atas kematian ayahnya
Syekh dan Ketua Kelompok Menerima Penghargaan di Pertunjukan Budaya Duel Besar Rapai Pase ke-50
Suku Sempan: Masyarakat Bumi Amungsa yang Terlupakan
Pembuat chip memori Tiongkok, CXMT, meroket 470% dalam debut blockbuster di Shanghai
Tiba-tiba Mundur, Ini Kasus Korupsi CSR BI-OJK yang Disebut Perry Warjiyo

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:11 WIB

gelar studi anggota LCDLF 2026- Grupo Milenio

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat

Senin, 27 Juli 2026 - 10:45 WIB

KPK Selidiki Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 - 10:34 WIB

Gema Garoa berduka atas kematian ayahnya

Senin, 27 Juli 2026 - 10:10 WIB

Syekh dan Ketua Kelompok Menerima Penghargaan di Pertunjukan Budaya Duel Besar Rapai Pase ke-50

Berita Terbaru

HEADLINE

gelar studi anggota LCDLF 2026- Grupo Milenio

Senin, 27 Jul 2026 - 11:11 WIB

HEADLINE

MR Kambu: Tokoh Bintang Empat Persipura Dimakamkan di Maybrat

Senin, 27 Jul 2026 - 11:06 WIB

HEADLINE

Gema Garoa berduka atas kematian ayahnya

Senin, 27 Jul 2026 - 10:34 WIB