Ringkasan Berita:
- Sebelas kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB di Abdya dilantik Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama 248 kepala sekolah se-Aceh sebagai upaya penguatan tata kelola dan mutu pendidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Kepala Dinas Pendidikan Wilayah Abdya Aceh Andri Nofidar mengajak kepala sekolah, guru, dan wali siswa untuk memperkuat kolaborasi.
- Cabdisdik Abdya membuka ruang bagi ide dan inovasi kepala sekolah serta mengajak seluruh tenaga kependidikan menyatukan misinya untuk melahirkan generasi Abdya yang cerdas, unggul dan berkarakter.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
RakyatPos.id, BLANGPIDIE – Sebelas Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dilantik Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe, Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (23/7/2026).
Pelantikan serentak ini dihadiri 248 kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh, 11 orang diantaranya berasal dari Kabupaten Abdya.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh dalam memperkuat birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan dan mutu di bidang pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh (Kacabdisdik) Cabang Wilayah Abdya Andri Nofidar mengucapkan selamat kepada 11 Kepala SMA, SMK, dan SLB Abdya yang dilantik.
Menurutnya, peresmian tersebut merupakan awal dari pengelolaan pendidikan yang lebih baik dan profesional guna meningkatkan mutu pendidikan di Bumoe Breuh Sigupai.
“Atas nama Dinas Pendidikan dan Pendidikan Daerah Aceh Wilayah Abdya kami mengucapkan selamat atas pelantikan bapak dan ibu sekalian. Semoga bisa membawa perubahan bagi sekolah kita masing-masing,” kata Andri Nofidar, kepada Serambinews.com, Jumat (24/7/2026).
Baca juga: Pj Sekda Abdya Buka STQ 2026, Diikuti 287 Peserta dari Sembilan Kecamatan
Dalam menjalankan tugasnya, Andri menekankan pentingnya kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Pendidikan, kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa.
Menurutnya, kolaborasi sangat penting untuk menyatukan berbagai gagasan, mempercepat penyelesaian masalah untuk mencapai tujuan bersama dengan lebih efektif dan efisien, sehingga dapat mendorong inovasi, mengurangi beban kerja, dan menciptakan lingkungan yang lebih produktif dan positif.
“Dengan kolaborasi, kita dapat dengan mudah menyelaraskan tujuan bersama untuk mendukung pengembangan karakter dan mengatasi kesulitan belajar anak secara optimal serta meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Sebab, kata Andri, setelah orang tua berada di rumah, guru dan kepala sekolah mempunyai peran penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak Abdya.
Andri mengatakan, Dinas Pendidikan dan Pendidikan Abdya sangat terbuka terhadap ide dan saran kepala sekolah dan guru.
Ia berharap kepala sekolah dan guru menjadikan Cabdisdik sebagai rumah bersama untuk memberikan pelayanan dan meningkatkan mutu pendidikan siswa ke arah yang lebih baik.
Baca juga: TMI Abdya Berharap Kepala BGN Menyerap Hasil Produk Lokal untuk Program MBG
“Mari kita satukan misi kita dalam kerangka kebersamaan tanpa perpecahan. Insya Allah dengan kerjasama yang baik kita bisa melahirkan generasi Abdya yang cerdas dan unggul,” pungkas Andri.
Berikut 11 Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB Abdya yang dilantik:
Kepala SMAN 1 Abdya : Herni Arfida
Kepala SMAN 2 Abdya : Lisa Suriaty
Kepala SMAN 3 Abdya : Wiwit Adyanti
Kepala SMAN 4 Abdya : Ilham Sahputra
Kepala SMAN 5 Abdya : Mustafa
Kepala SMAN 8 Abdya : Mahyaruddin
Kepala SMAN 9 Abdya : Cut Imilda Aryani
Kepala SMKN 5 Abdya : M. Taufiq
Kepala SLBN Abdya : Faisal Yr
Kepala Sekolah SMA Unggulan Harapan Persada Abdya : Cut Endarisma Putri
Kepala SMAN Unggul Tunas Bangsa Abdya : Surya Fajriah.

















