Motif Petugas Polisi Merampok Toko Emas di Tapaktuan, Dipicu Tekanan Ekonomi

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Polda Aceh mengungkap dugaan motif di balik aksi perampokan atau pencurian dengan kekerasan (curas) di Toko Emas Amin Setia, Tapaktuan, Aceh Selatan.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, anggota Polri berinisial MZ (28) mengakui perbuatannya dan diduga nekad melakukan aksi tersebut karena tekanan ekonomi.

Penanganan kasus ini sudah diambil alih oleh Polda Aceh. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku sudah mengakui perbuatannya, kata Kabid Humas Polda Aceh Kompol Joko Krisdiyanto, Minggu (19/7/2026).

Motifnya diduga karena tekanan ekonomi. Namun penyelidikan akan terus dilakukan secara menyeluruh agar semua fakta dalam kasus ini bisa terungkap dengan jelas, ujarnya.

Joko menjelaskan, kasus yang terjadi pada Sabtu (18/7/2026) ini berhasil diungkap dalam waktu kurang dari 24 jam oleh tim gabungan Polda Aceh Selatan yang didukung personel Subdit Jatanras, Ditreskrimum, Polda Aceh.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk senjata api yang diduga digunakan pelaku dalam aksinya.

Kabid Humas Polda Aceh Kompol Joko Krisdiyanto mengatakan, pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

“Pelaku sudah kami amankan beserta sejumlah barang bukti, salah satunya senjata api yang digunakan dalam aksinya,” jelas Joko.

Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam tindak pidana tersebut, kata Kabid Humas.

Di sisi lain, polisi meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut.

Dia menegaskan, polisi akan membuktikan komitmennya melalui penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat atas kejadian ini. Kami pastikan siapapun yang melakukan tindak pidana akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” jelasnya.

“Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan untuk mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Aceh,” tegasnya.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Gempa M 7.1 Guncang Kumamoto Jepang, Mall Runtuh dan Banyak Orang Diduga Terjebak
Oman Usulkan Pengelolaan Selat Hormuz Mirip Selat Malaka, Iran Diminta Berbagi Kendali
IMPW Ekspresikan Sikap Terhadap Konflik yang Berulang di Jayawijaya
Tak Seviral Anak Diduga Maling, Kondisi Anak Satpam yang Tewas di Waduk Jatiluhur Kurang Normal
Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!
Sedang menikmati Nyabu, pelaku perampokan di Bireuen ditangkap polisi di rumahnya
Sengketa Papua Barat: Asal Usulnya
Bagaimana Saya Mendesain Ulang Kamar Tidur Saya dengan AI — Sebelum Menghabiskan Satu Sen untuk Perabotan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:35 WIB

Gempa M 7.1 Guncang Kumamoto Jepang, Mall Runtuh dan Banyak Orang Diduga Terjebak

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Oman Usulkan Pengelolaan Selat Hormuz Mirip Selat Malaka, Iran Diminta Berbagi Kendali

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:56 WIB

IMPW Ekspresikan Sikap Terhadap Konflik yang Berulang di Jayawijaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:46 WIB

Tak Seviral Anak Diduga Maling, Kondisi Anak Satpam yang Tewas di Waduk Jatiluhur Kurang Normal

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:36 WIB

Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!

Berita Terbaru

HEADLINE

Menangkan Jalan Anda: Jonas Brothers di Moncton!

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:36 WIB